Laode Ida : PAN Reformis dan Amanah

Jakarta, Sayangi.com – Peringatan reformasi 1998 oleh Partai Amanat Nasional diisi diskusi terbuka pada Senin Malam, (27/5), bertempat di Rumah PAN Jl. TB Simatupang No. 88 Jakarta Selatan.

Diskusi dihadiri oleh berbagai kalangan;  Kader, Simpatisan, mahasiswa, dosen, politisi, anggota DPR-RI, dan masyarakat umum. Mereka hadir untuk mengingat kembali semangat reformasi yang lahir 15 tahun lalu.

Setelah Komandan Ekonomi Indonesia Hatta Rajasa menyampaikan Keynote Speech di acara tersebut, Laode Ida menyampaikan beberapa hal substantif “Kita sebetulnya dari segi reformasi politik berkesempatan sangat maju, tetapi etika mundur. Saya teringat pada perdebatan 2 kubu pemikir politik, ada kelompok yang mengedepankan nilai, ada kelompok yang mengedepankan politik pragmatis. Maka sebetulnya yang harus kita kedepankan, mencoba mengembangkan sistem yang memastikan bahwa nilai yang harus mengedepan, jadi pemikir atau praktisi politik pengambil kebijakan politik yang lebih memikirkan kesejahteraan rakyat.”

Mengenai pemerataan pembangunan dan kesejahteraan yang diwacanakan, menarik memang berbicara tentang pembangunan ekonomi, tapi ternyata kalau kita baca data perbankan, investasi kita di bidang pertanian 9%, investasi di bidang perhotelan 33%. Padahal kalau kita lihat, masyarakat kita petani, yang 9% inipun didominasi pimpinan perkebunan yang besar, mereka sangat banyak memperoleh fasilitas dari perbankan, “kedepan harus dipikirkan konsep pemerataan, sebetulnya. Inti konsep pemerataan adalah bagaimana menjadikan ekonomi kita sampai dan menyentuh kepentingan rakyat, dalam kalkulasi sederhana petani buruh dan nelayan. Kebijakan di sektor ekonomi yang harus dilanjutkan adalah bagaimana mereform hingga mencapai pada petani nelayan dan buruh, sehingga tidak hanya 9% saja”, tegas Laode Ida.

Mengomentari apa yang disampaikan Hatta Rajasa mengenai Reformasi Jilid II, Laode Ida menyatakan “Pernyataan Bang Hatta Melegakan saya, saya semakin yakin bahwa saya tidak salah dalam memilih PAN sebagai rumah politik saya. PAN memang partai yang selalu menjunjung tinggi reformasi dan amanah dalam mensejahterakan rakyat.” (HST/PAN)