BI Terbitkan Kebijakan Baru Soal Valas

Jakarta, Sayangi.com – Untuk mendalami pasar valuta asing, Bank Indonesia menyatakan siap menerbitkan instrumen operasi moneter baru. Langkah itu diambil untuk menstabilkan nilai tukar rupiah yang masih volatile. Hal tersebut dikemukakan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo baru-baru ini.

Dalam menyukseskan rencana tersebut kata dia, bank sentral saat ini tengah melakukan finalisasi kebijakan baru, berupa pendalaman pasar valuta asing, yang rencananya segera diterbitkan. Selain itu ia juga mengaku masih mengkaji dan menelaah produk dan mekanisme pasar dari valuta asing tersebut.

“Jadi, saat ini kami sedang mengkaji produknya, mekanisme pasarnya, dan bagaimana market of conduct dari pelaku pasar,” kata Perry. Menurutnya, kebijakan baru ini merupakan kelanjutan dari berbagai upaya dari bank sentral dalam menstabilkan nilai tukar rupiah. Di antara upaya-upaya tersebut misalnya menerbitkan aturan repatriasi devisa hasil ekspor, instrumen term deposit valas dan aturan wali amanat atau trustee.

Sementara upaya Bank Indonesia sendiri adalah meluncurkan referensi nilai tukar Rupiah atau Jakarta Interbank Spot Dolar (Jisdor). Referensi nilai tukar ini dibentuk atas transaksi pasar valas antar bank pada pagi hari. (MI)