PAN dan Demokrat Tak Lagi Mesra?

Jakarta, Beritaa.com – Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat (PD) selama ini ibarat amplop dan perangko, selalu beriringan dan berdekatan. Calon-calon dari PAN dan PD pun kerap tampil satu paket di sejumlah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Di Sekretariat Gabungan (Setgab), PAN bahkan tak pernah berbeda pendapat dengan PD.

Namun dari ajang Pilgub Sumatera Selatan dan Riau belakangan ini, tercium tanda-tanda berkurangnya kemesraan. Di Sumsel, PAN dan PKS bermesraan mendukung pasangan Iskandar Hasan-Hafisz Thohir (nomor urut 2), Sedangkan PD malah memilih berkoalisi dengan Golkar lewat pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki (nomor urut 4).

Di Riau, PAN dan PKS juga berkoalisi mengusung pasangan John Erizal dan Mambang Mit (Wagub Riau yang melepas jabatannya sebagai Ketua PD Provinsi Riau, karena tak mendapat dukungan dari Majelis Tinggi PD. Sedangkan PD bersama PBR mendukung pasangan Achmad-Masrul. Achmad merupakan Bupati Kabupaten Rokan Hulu dua periode, sementara Masrul Kasmy tokoh masyarakat Riau yang menurut para kader Demokrat kharisma yang kuat.

Trend berkurangnya kemesraan PAN dan PD dipastikan bakal berlanjut ke penentuan Calon Presiden (Capres). Proses pencarian Capres ala Demokrat, yang dilakukan lewat Konvensi tidak akan diikuti oleh Hatta Rajasa. Sebagai Ketua Umum PAN, Hatta jelas tidak mungkin ikut Konvensi yang diadakan partai lain. (MS)

 

Berita Terkait

BAGIKAN