Rakyat Sudah Mengantri, BBM Belum Jelas Naik

Jakarta, Beritaa.com – Pemerintah berencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi 17 Juni 2013 nanti, namun antrian rakyat di sejumlah SPBU sudah terjadi. Sejumlah sepeda motor antri untuk mengisi BBM di SPBU Jalan Pramuka Palu, Sulawesi Tengah, Senin (3/6). Sejumlah SPBU yang tersebar di kota Palu dipadati kendaraan akibat keterlambatan pasokan BBM dari Depo Pertamina serta kepanikan warga terkait kenaikan harga BBM.

Asisten II Sekretaris Daerah Sulawesi Tengah, Bunga Elim Somba menduga ada aktivitas spekulasi atas pembelian bahan bakar minyak jenis premium dan solar sehingga terjadi peningkatan kebutuhan setiap harinya.  

“Ini kemungkinan ada pihak yang berspekulasi membeli dalam jumlah banyak makanya stok kita terganggu,” katanya.

Sementara itu dalam rapat konsultasi antara pemerintah dengan DPR di Gedung DPR, Senayan, belum dapat dipastikan kapan BBM akan naik. Menteri Keuangan Chatib Basri juga menyatakan bahwa dirinya belum bisa memastikan kapan kenaikan harga BBM bersubsidi akan dilakukan. Begitu pula dengan kepastian kenaikan harganya.

“Yang jelas pemerintah akan menaikkan harga BBM. Dan mengenai `range` kenaikan harganya seperti yang sudah disampaikan kalau premium kenaikannya berkisar Rp2.000 per liter dan solar Rp1.000 per liter,” kata dia.

Tidak dibahasanya kapan dan berapa kenaikan harga BBM dalam rapat konsultasi DPR hari ini, diperkuat oleh Menteri Perekonomian Hatta Radjasa.

 
“Ini informal kami ketemu. Tidak ada penolakan wong masih dibahas,” kata dia.

Pernyataan ini disampaikan usai melakukan rapat konsultasi tertutup di gedung parlemen bersama Ketua DPR Marzuki Alie, Wakil Ketua DPR Pramono Anung, Menkeu Chatib Basri, dan Menteri PPN/kepala Bappenas Armida Alisjahbana.

Pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi untuk mengamakan APBN 2013. Pemerintah saat ini sedang melakukan pembahasan Rancangan APBNP 2013 dengan DPR RI terkait adanya perubahan asumsi makro akibat kenaikan harga BBM bersubsidi. (AS/Antara).