Palembang Rusuh, Buntut Demo Pilkada

Palembang, Sayangi.com – Setidaknya, empat toko elektronik di Jl Beringin Janggut, kawasan Pasar 16 Ilir dibakar massa. Paginya, Selasa (4/6) berdemo di depan kantor DPRD Kota Palembang, siangnya membakar Toko Jaya Elektronik, Jl Beringin Janggut, di kawasan pasar 16 Ilir. Itulah ekspresi kekecewaan yang diduga dilakukan oleh pendukung pasangan yang kalah dalam Pilkada Kota Palembang.

Dugaan itu diungkap Kapolres Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting. Secara eksplisit Sabaruddin menuding, pelaku pembakaran yang menghanguskan Toko Jaya Elektronik itu paginya menggelar demonstrasi terkait Pilkada di kantor DPRD Kota Palembang, di kawasan Jakabaring.

Rencananya, ungkap seorang peserta aksi yang enggan disebut namanya, massa berarak menuju kantor Gubernur, Jl Kapt. A. Rivai. Namun setibanya di Bundaran Air Mancur, massa memblokir jalan. Sebagian melakukan orasi.

Entah kenapa, tiba-tiba ada sekelompok orang mendatangi Toko Jaya Elektronik. Mereka langsung mengincar sepeda motor yang dipajang di toko sebagai hadiah. Seseorang diantaranya langsung membuka tangki motor dan menyulutnya dengan korek api gas. Seketika sepeda motor meledak dan membakar seisi toko.

Bukan hanya Toko Jaya Elektronik yang terbakar, melainkan juga ketiga toko elektronik yang ada di sebelahnya ikut hangus dilalap api. Selain keempat toko hangus, massa juga merusak rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Jl Ampera. “Kami kecolongan,” ungkap Kombes Sabaruddin.
Kini polisi setempat telah menangkap 2 orang peserta demo. “Belum tersangka, hanya dimintai keterangan,” ungkap seorang polisi tidak berseragam, enggan disebutkan namanya.

Akibat aksi pembakaran itu, sepanjang jalan, sejak simpang Jaka Baring ke arah Jembatan Ampera, dan Jl Jenderal Sudirman dari arah Charitas ke Jembatan Ampera, macet total. Tidak disebutkan adanya korban nyawa dalam peristiwa tersebut.

Sebagaimana diberitakan, mulanya pasangan No. Urut 3 Sarimuda – Nelly oleh KPUD Palembang dinyatakan sebagai pemenang, dengan selisih 8 suara atas pasangan No. Urut 2 Romi Herton – Haruno Joyo.

Namun setelah disengketakan ke Mahkamah Konstitusi, giliran pasangan Rommi Herton – Haruno Joyo yang diputuskan sebagai pemenang dengan selisih 23 suara. Sejak itu pendukung pasangan Sarimuda-Nelly Rosdiana merasa tidak terima dengan keputusan itu dan beberapa kali melakukan demonstrasi yang berujung ke kasus pembakaran ini. (MARD/ANT)