Jafar Hafsah: Anggota Dewan Harus Pahami Pancasila

Jakarta, Sayangi.com – Menjadi anggota dewan tidak hanya memahami aturan ketatanegaraan demi mensejahterakan rakyat, melainkan harus benar-benar memahami dan mendalami kandungan Pancasila dan UUD. Seperti itulah yang dikatakan Ketua Fraksi Partai Demokrat MPRI RI M Jafar Hafsah disela-sela sambutannya pada kegiatan Seminar Nasional bertemakan “Demokrasi Pancasila Dan Sistem Ketatanegaraan Pasca Amandemen Konstitusi” di Gedung MPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (4/6).

“Saat ini MPR RI bukan lagi lembaga tinggi negara, tapi lembaga negara. Tugas MPR mesosialisasikan Pancasila, UUD. Karena itu para caleg khususnya dari Partai Demokrat harus memahami Pancasila, langkah hidup, dan tugas anggota dewan agar bisa melaksanakan kewajiban dengan baik,” Jafar menjelaskan.

Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI juga meminta para caleg yang ingin menjadi dewan menjaga etika norma-norma. Bilamana hal itu sudah dijalankan dirinya yakin masyarakat akan simpatik terhadap apa yang telah dilakukan para caleg.

“Tentunya tidak hanya saat ini jadi caleg, melainkan setelah duduk menjadi anggota dewan juga harus diterapkan dengan baik. Selain itu lebih mengutakan kepentingan rakyat banyak ketimbang pribadi. Saya beryakinan juga bilamana hal tersebut dilakukan masyarakat juga akan terus mendukungnya,” ujar mantan Dirjen Pangan Kementrian Pertanian tersebut.

Jafar menyatakan, seminar bertujuan  agar para caleg memahami arti pentingnya Pancasila. Tidak hanya kepada caleg yang baru maju pada Pemilu 2014, tetapi juga kader Demokrat yang sudah menjadi anggota DPR.

“Kegiatan ini baru awal. Nantinya akan dilanjutkan lagi. Untuk bisa menjawab bagaimana memahami Pancasila dan UUD 45. Sekarang ini pemahaman terhadap Pancasila begitu longgar. Pancasila dilupakan, seperti ditinggal. Padahal jika pancasila dan UUD 45 ini dipahami secara benar, tentunya tidak akan terjadi gesekan antar-kelompok yang dapat memecah-belah persatuan bangsa,” ujar Jafar. (HST/PD)