Pro-Kontra BBM Hempaskan PKS

Dampak rencana Pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terpecah dua. Kubu pertama terdiri atas para Menteri PKS di Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tegas mendukung rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. Sedangkan kubu kedua dipimpin langsung Presiden PKS Anis Matta yang mengklaim didukung secara bulat oleh kader-kader partainya. Jika tak ada kubu kubu ketiga yang bisa menjadi penyeimbang, PKS bisa benar-benar terhempas di Pemilu 2014.

Banyak orang yang mencurigai pro-kontra BBM di PKS ini sebagai panggung sandiwara untuk menaikkan nama baik mereka yang tengah terpuruk. Namun tak sedikit yang percaya, perbedaan pendapat soal BBM ini riil dan bakal menjadi awal runtuhnya soliditas PKS. Karena tak hanya Anis Matta atau Fahri Hamzah di satu sisi yang memiliki kader. Menkominfo Tifatul Sembiring, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, dan Menteri Pertanian Suswono juga memiliki akar. Tifatul bahkan mantan Presiden PKS. Lengsernya Luthfi Hasan Ishaaq terkait kasus suap impor daging menjadi pembuka jalan, sementara pro-kontra soal BBM memuluskan perpecahan itu. (MS)

Berita Terkait

BAGIKAN