VIVA Dijual ke CT, Bukan ke HT

Kabar dari PT. Visi Media Asia Tbk (VIVA) – yang menaungi TV One, ANTV, dan Vivanews.com – menyebutkan, grup media milik keluarga Bakrie itu tampaknya bakal beralih kepemilikan ke taipan media Chairul Tanjung (CT), pasca-Pemilu 2014. Vivanews.com bahkan digosipkan akan “dihadiahkan” CT kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau Partai Demokrat. Penjualan baru terlaksana setelah Pemilu, karena Aburizal Bakrie (ARB) masih ingin memanfaatkan media-media tersebut untuk kepentingan kampanye.

Februari lalu, ARB pernah membantah penjualan VIVA kepada taipan media lainnya, Harry Tanoesoedibjo (HT), bos Media Nusantara Citra (MNC). “Viva tidak akan dijual,” katanya di kantor Golkar, Slipi (9/2) lalu. “Namanya isu, itu tidak benar.” Namun penyangkalan itu lantas diikuti fakta, belum dijualnya VIVA terjadi lantaran ketidakcocokan harga. MNC keberatan dengan harga jual VIVA. “Bakrie minta Rp 18 triliun, tapi ini masih berlanjut,” kata Darma Putra, Direktur Bhakti Investama (BI), di MNC Tower, Kamis (2/5). (MSR)