Mahasiswa Berusaha Duduki Tol Jatiwaringin

Photo: Wordpress

Jakarta, Sayangi.com – Wujud dari penolakan atas rencana kenaikan BBM, sejumlah mahasiswa berusaha duduki Jalan Tol Jatiwaringin, Kamis (13/6) tadi.

Namun aksi itu cepat digagalkan oleh Polisi. Dan sekelompok mahasiswa berjumlah ratusan orang itu hanya orasi di pintu tol.

Mahasiswa yang hadir terdiri dari sejumlah organ, antara lain Univ Islam Assafiiyah, HMI, Unkris, STEI Swadaya  dan beberapa elemen mahasiswa lainnya yang berkampus di sekitar Jatiwaringin-Kalimalang.

Aksi dipimpin Ketua BEM Fakultas hukum univ assafiiyah Imam Hanubun. Mereka mendesak pemerintah menghentikan rencana kenaikan harga BBM, sebab itu dinilainya menambah beban rakyat.
 
Para pemimpin masa depan bangsa itu juga menilai program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) hanya sebuah sandiwara manipulasi kesengsaraan rakyat.

“Kenaikan BBM hanya menyengsarakan rakyat,” tegas Kooidinator aksi Imam Hanubun dalam orasinya.

Imam juga menilai, dana BLSM yang akan dikucurkan oleh pemerintah tidak akan mampu mencukupi harkat hidup warga kecil.

“Dimana janji SBY yang tidak akan menaikkan harga BBM, bantuan BLSM juga tidak dapat memenuhi warga miskin dalam mencukupi kehidupannya sehari-hari,” pungkas Imam (Laili)