Gedung Putih Tuding Suriah Gunakan Senjata Kimia

Washington, Sayangi.com – Masyarakat intelijen AS menilai Pemerintah Suriah telah menggunakan senjata kimia terhadap gerilyawan, kata Gedung Putih di dalam satu pernyataan pada Kamis.

“Setelah kajian konsultatif, masyarakat intelijen kami menilai rejim (Presiden Bashar al-Assad) telah menggunakan agen syaraf sarin, dalam jumlah sedikit terhadap oposisi beberapa kali dalam satu tahun belakangan,” kata Wakil Penasehat Nasional Gedung Putih Ben Rhodes di dalam pernyataan itu.

“Masyarakat intelijen memperkirakan 100 sampai 150 orang telah tewas akibat serangan senjata kimia yang dideteksi di Suriah setakat ini; namun, data korban jiwa mungkin tidak lengkap,” kata Rhodes.

Rhodes menambahkan tak ada bukti “yang dapat dipercaya” yang menunjukkan “gerilyawan telah menggunakan senjata kimia”, demikian laporan Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.

Presiden AS Barack Obama telah mengatakan bukti telah menunjuk kepada penggunaan senjata kimia di dalam wilayah Suriah. Ia telah berulangkali menyebut penggunaan atau kegagalan mengamankan senjata kimia oleh Pemerintah Suriah “garis merah” atau “pengubah permainan” dalam penanganan konflik di negara Timur Tengah itu. Namun Obama juga telah menjelaskan ia memerlukan keterangan lebih khusus mengenai apa yang sesungguhnya terjadi di sana.

Di dalam pernyataan tersebut, Rhodes mengatakan Washington bekerjasama dengan sekutunya untuk mengajukan “kasus yang dapat dipercaya dan terbukti” untuk dibagi dengan masyarakat internasional.

“Tindakan” Pemerintah Suriah itu telah membuat Washington meningkatkan dukungan buat oposisi Suriah, kata Rhodes. Ditambahkannya, ada “reaksi hukum, keuangan dan diplomatik” buat Amerika Serikat. (FIT/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN