BBM Akan Naik: Masyarakat Diminta Awasi Penggunaan BBM

Timika, Sayangi.com – Pengawas Pertamina Timika, Tigor Simangungsong meminta dukungan berbagai pihak untuk membantu mengawasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah SPBU di Timika.

“Kami berharap semua pihak bisa bekerja sama untuk mengawasi penjualan BBM bersubsidi agar tepat sasaran. Jangan sampai ada oknum sengaja menimbun BBM untuk keperluan pribadi,” kata Tigor di Timika, Jumat.

Ia mengatakan selama ini penyaluran BBM ke tiga SPBU di Timika dari Depot Pertamina di Pelabuhan Paumako, Distrik Mimika Timur, dalam kondisi stabil. Setiap hari pasokan BBM ke tiga SPBU di Timika sebanyak 72 kilo liter dan kadang-kadang ditambah hingga 80 kilo liter.

Meski pasokan BBM dari Depot Pertamina Paumako ke tiga SPBU di Timika dalam kondisi normal, namun selama hampir dua pekan belakangan terjadi antrian panjang pembelian BBM terutama jenis premium di Timika.

Penjualan premium di SPBU di Timika lebih cepat selesai dari sebelumnya karena banyak warga membeli premium dengan jerigen untuk dijual kembali di tingkat pengecer dengan harga lebih dari Rp10 ribu per botol air mineral.

“Ini yang menjadi pertanyaan kami, apakah masyarakat membeli BBM benar-benar untuk kebutuhan kendaraan mereka, ataukah untuk keperluan lain karena banyak yang membeli BBM memakai jerigen,” tutur Tigor.

Ia menduga pembelian BBM di luar kewajaran yang terjadi di Timika akhir-akhir ini salah satunya dipicu oleh rencana kenaikan harga BBM yang segera diumumkan pemerintah dalam waktu dekat.

Tigor mengatakan saat ini stok BBM jenis premium, minyak tanah dan solar di depot Jober Pertamina Pelabuhan Paumako-Timika cukup memadai.

Stok premium bertahan tujuh hari, minyak tanah bertahan 14 hari dan solar bertahan enam hari.

Pada Rabu (13/6) sudah masuk lagi Kapal Tanker Anugerah Perdana 88 dari Tual membawa solar dan minyak tanah untuk kebutuhan hingga satu bulan ke depan.

Selanjutnya tanker Harapan Perdana 89 membawa 1.800 KL premium dan 1.800 KL solar serta Kapal Alfina 01 membawa solar dan premium dari Tual. (FIT/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN