Calegnya Dicoret, PPP Laporkan KPU Ke Bawaslu

Jakarta, Sayangi.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengaku sudah melaporkan pelanggaran administrasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pencoretan sejumlah nama Daftar Calon Sementara (DCS), terutama di Dapil II Jawa Barat dan dapil III Jawa Tengah, kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PPP, Fernita Darwis mengatakan bahwa Bawaslu sudah menampung apa yang dilaporkan PPP. Pencoretan sejumlah nama DCS PPP lantaran gara-gara KTP itu bukanlah sengketa, melainkan masuk dalam ranah dugaan pelanggaran administrasi.

“Mereka menampung pengaduan kita. Ini masuk dalam ranah dugaan pelanggaran administrasi bukan sengketa pemilu. Maka akan diupayakan untuk memediasi dengan KPU dan akan diplenokan untuk mengambil keputusan,” kata Fernita saat dihubungi wartawan, Jumat (14/6).

PPP, kata Fernita, masih memiliki keyakinan terhadap KPU sebagai penyelenggara Pemilu bisa memperbaiki kesalahan administrasi yang dibuatnya sendiri. Juga, katanya, Bawaslu akan memberikan keputusan yang bijak untuk PPP dalam rangka Pemilu bersih, jujur, adil, dan bermartabat sesuai dengan jargonnya Bawaslu “Selamatkan Pemilu Indonesia”.

Untuk diketahui, KPU mencoret seluruh Bacaleg PPP di Dapil III Jawa Tengah lantaran masalah KTP dan kuota 30 persen perempuan tidak terpenuhi, salah satunya adalah Wakil Sekjen PPP Arwani Tomafi. (HST)