Pilpres Iran: Hanya Tiga Kandidat yang Dianggap “Lolos”

Teheran, Sayangi.com – Dari lima kandidat konservatif yang mengaku akan memberikan keloyalan dan ketaatan kepada Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, hanya tiga yang dianggap memiliki kesempatan untuk memenangkan suara, atau membuat lolos ke putaran kedua dalam waktu seminggu.

Dari ketiga calon konservatif utama hanya satu, Saeed Jalili, yang menginginkan agar Iran keluar dari sanksi luar negeri dengan melakukan negosiasi atas program Nuklir yang dimiliki Iran.

Dua lainnya, Mohammad Baqer walikota Qalibaf dan mantan menteri luar negeri Ali Akbar Velayati, telah berjanji untuk tidak akan pernah mundur untuk meneruskan program Nuklir Iran dan mengecam keras sikap Jalili yang dinilai terlalu fleksibel dengan melakukan negosiasi demi tidak mendapatkan sanksi dari negara lain. 

Mereka menghadapi calon moderat tunggal, satu-satunya ulama dalam Pemilu kali ini, yakni, Hassan Rohani. Meskipun sangat banyak tokoh pendiri, namun Rohani dianggap lebih luwes dan lebih berani untuk banting stir berbaik hati pada pihak luar negeri.

Dengan jajak pendapat terpercaya di Iran, sulit untuk mengukur suasana hati publik, apalagi kita belum mengetahui sejauh mana Khamenei dan Garda Revolusi akan memberikan pengaruh kuat mereka atas surat suara.

Media pemerintah melaporkan polling akan dimulai pada jadwal pada 0330 GMT. Voting berlangsung selama 10 jam, meskipun hal ini dapat diperpanjang jika perlu. Ada lebih dari 50 juta orang Iran berhak untuk memilih, 1,6 juta di antaranya pemilih pemula. (FIT/Reuters)