Tolak Kenaikan BBM, PKS Pastikan Tak Gerakkan Massa

Jakarta, Sayangi.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan tidak akan menggerakkan massa dalam menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebab partai yang dipimpin Anis Matta itu sudah menolak kenaikan harga BBM melalui salurannya di Parlemen.

“Gak dong. Gak ada, gak ada. Tidak bisa,” kata politisi PKS, Andi Rahmat usai menjadi pembicara diskusi publik bertajuk “Mengapa Harga BBM Naik dan Bagaimana Dampaknya Terhadap Rakyat Miskin”, kerjasama portal berita Sayangi.com dan Perhimpunan gerakan Keadilan.

Menurut Andi, gerakan partai politik seperti PKS sudah memiliki saluran di parlemen untuk menolak atau mendukung kebijakan yang akan diambil Pemerintah, termasuk kenaikan harga BBM. Gerakan Partai Politik, kata dia, berbeda dengan gerakan non-parlemen. Jika Partai Politik menyalurkan aspirasinya di parlemen, maka gerakan non parlemen menyampaikan aspirasinya di jalanan.

“Gerakan Partai Politik itu ‘kan sudah punya saluran di Parlemen karena itu kita pergunakan saluran politik itu. Itu berbeda dengan gerakan non partai politik. Non parlemen jalanan itu kan masih dilakukan kolompok non partai politik. Tapi kalau PKS tidak ada,” katanya.

Saat ditanya apakah PKS akan menggerakkan organ sayapnya dalam menolak kenaikan BBM, Andi juga memastikan tidak akan ada. Andi yang juga anggota Komisi XI DPR RI ini mengaku tidak tahau apa yang menjadi konsen organ sayap PKS.

“Tidak. Kalau sayap itu kita tidak tahu apa yang menjadi konsen mereka. Yang jelas PKS secara struktual tidak akan menggerakkan masa apa-apa di dalamnya. Itu memang model kami, kecuali ada isu-isu yang berkaitan dengan hal yang ada kaitannya dengan masalah internasional. Salurannya juga lebih banyak kepada masalah-masalah internasional,” katanya. (MSR)