BI Rate Naik, Inflasi Bisa Lebih Terkendali

Jakarta, Sayangi.com – Naiknya BI rate atau suku bunga acuan pada Kamis (13/6/2013) disambut positif. Pasalnya, kenaikannya bisa memberikan imbas positif bagi perekonomian Indonesia.

Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan RI, Robert Pakpapahan mengungkapkan dampak positif dari kenaikan suku bunga acuantersebut. Salah satu dampaknya adalah kondisi inflasi yang lebih terkendali.

Expected inflation dikelola dan kurs rupiah itu lebih kuat dan terkendali,” kata Robert di Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Dengan kurs yang lebih kuat kata dia, investor asing akan lebih percaya diri dalam memegang Surat Berharga Negara (SBN).

“Jadi seyogyanya itu membantu menjamin asing yang sudah pegang nggak akan keluar, karena dibanding yield di tempat lain kan yield di SBN masih tergolong tinggi,” jelasnya lagi.

Sebelumnya Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 basis point menjadi 6,00 persen, dengan suku bunga Deposit Facility dan suku bunga Lending Facility masing-masing tetap sebesar 4,25 persen dan 6,75 persen

Berita Terkait

BAGIKAN