Tiga Fraksi DPR Belum Setujui RAPBN-P 2013

Jakarta, Sayangi.com – Tiga fraksi di Badan Anggaran DPR belum menyetujui RAPBN-P 2013. Tiga fraksi tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerindra.

Sikap tiga partai tersebut terungkap saat Rapat kerja Badan Anggaran DPR dengan Pemerintah di Gedung DPR, Sabtu (14/6/2014). Ketiganya memberikan catatan terhadap draf RAPBN-P 2013. PDIP memberikan 11 catatan, PKS memberikan 13 catatan dan Gerindra enam catatan.

Di antara catatan yang belum disetujui tiga partai tersebut berkaitan dengan perubahan belanja harga BBM bersubsidi, penolakan dana kompensasi BBM, pengendalian kuota BBM, target pertumbuhan perekonomian, target inflasi, target lifting minyak, harga minyak mentah Indonesia  hingga target rupiah.

PDIP sendiri tidak hanya memberikan catatan, tetapi juga memiliki pandangan sendiri mengenai RAPBN-P 2013 yang berbeda dengan versi pemerintah.

“Perhitungan postur pembiayaan dan belanja kita untuk subsidi BBM lebih besar dari pemerintah, sehingga menurut kita harga BBM bersubsidi tidak perlu naik,” kata Anggota Badan Anggaran dari Fraksi PDI Perjuangan Dolfi OFP di sela-sela rapat tersebut.

Ia mengaku pihaknya mempermasalahkan beberapa pasal dalam RAPBN-P 2013, antara lain pasal 6 ayat 2 terkait dengan penerimaan negara, pasal 6 ayat 4 mengenai belanja, dan pasal 8 ayat 1 mengenai belanja BBM. Ia juga mempermasalahkan pasal 16 ayat 1 terkait belanja anggaran pendidikan, pasal 17 ayat 1 mengenai defisit, serta pasal 17 ayat 2 mengenai pembiayaan.

Fraksi Partai Gerindra juga memberikan catatan terkait penjelasan umum mengenai laju inflasi yang ingin ditetapkan 6,5 persen. Catatan lainnya adalah mengenai Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp11,6 triliun agar diperuntukkan seluruhnya untuk infrastruktur dasar.  “Kami juga tidak sepakat pemberian dana kompensasi kenaikan harga BBM karena itu sifatnya hanya pencitraan,” kata Fary Jemmy Francis, anggota Banggar DPR dari Fraksi Gerindra. 

Enam fraksi DPR lainnya menyetujui RAPBN-P 2013 tanpa catatan. Keenam fraksi tersebut adalah Fraksi Demokrat, Fraksi Golkar, PKB, PAN, PPP, dan Hanura. Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RUU APBNP) 2013 ini akan dibawa ke Rapat Paripurna Senin (17/6/2013) mendatang. (MI)