Harga Sembako di Makassar Naik

Makassar, Sayangi.com – Harga sembako di sejumlah pasar tradisional di Makassar mulai bergerak naik mendahului kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

“Kenaikan harga sejumlah bahan pokok ini sepanjang Mei – Juni 2013 sudah tiga kali mengalami kenaikan,” kata pedagang telur, Hj Hasmiati di Pasar Terong, Makassar, Jumat (21/6/2013).

Dia mengatakan, harga telur ayam ras pada akhir Mei 2013 masih Rp15 ribu per kilogram. Namun memasuki pertengahan Juni 2013 kembali naik menjadi Rp18 ribu per kg, dan kini sudah mencapai Rp20 ribu per kg.

Kondisi serupa juga diakui pedagang minyak goreng curah di Pasar Pannampu, Makassar Muh Yahya.

Dia mengatakan, minyak goreng curah pada Mei 2013 dijual ecerah Rp7.500 per liter. Kemudian naik menjadi Rp8.000 per liter dan menjelang akhir Juni 2013 sudah dijual Rp8.500 per liter.

“Ini karena harga yang diperoleh dari pihak distributor juga mengalami kenaikan, sehingga kami terpaksa menyesuaikan harga ecerannya,” katanya.

Selain harga telur ayam ras dan minyak goreng curah yang terus bergerak naik, harga gula pasir baik produk lokal maupun yang didatangkan dari luar Sulsel terus mengalami kenaikan dengan harga Rp50 – Rp100 per liter dari harga sebelumnya.

Harga gula lokal rata-rata dijual Rp12.500 per kg. Sedangkan gula kemasan dijual bervariasi mulai Rp13.500 – Rp15.000 per kg tergantung merk dagangnya.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang pembeli di Pasar Terong, Makassar Mutmainnah mengatakan, kenaikan harga sembako ini memberatkan para ibu rumah tangga harus mengatur keuangan rumah tangga sedemikian rupa.

“Harga kebutuhan rumah tangga terus naik, sementara uang belanja tetap karena pendapatan tidak bertambah,” kata ibu tiga orang anak ini yang berprofesi sebagai guru honorer di salah satu sekolah swasta di Makassar.