Beckham Ucapkan Cinta Untuk Para Korban

Shanghai, Sayangi.com – Bintang sepak bola David Beckham pada Jumat mengirimkan cintanya kepada orang-orang yang terluka saat terjadi kekisruhan di acara di Shanghai, ketika para penggemar tetap memujinya meski terjadi insiden.

Tujuh orang terluka akibat terinjak-injak di Univesitas Shanghai pada Kamis setelah ratusan penonton berebut untuk melihat mantan kapten Inggris itu, yang mengunjungi China sebagai duta liga sepak bola negara itu.

“Saya telah mendengar beberapa orang terluka…yang membuat saya ingin mengirimkan cinta saya kepada mereka,” kata Beckham dalam komentar yang ditayangkan di televisi negara pada Jumat.

“Saya harap Anda segera pulih – pulih dengan cepat – dan saya berharap dapat segera menemui Anda,” ucapnya.

Polisi mengatakan tujuh orang yang terluka adalah tiga polisi, dua petugas keamanan, dan dua siswa, termasuk seorang warga Jepang.

Beckham juga meminta maaf atas pembatalan acara di universitas, di mana awalnya ia dijadwalkan bermain dengan tim sekolah itu dan tim remaja.

“Kehangatan yang diperlihatkan kepada saya di universitas benar-benar mengagumkan,” ucapnya.

“Sayangnya, saya tidak dapat keluar menuju lapangan untuk berlatih dengan beberapa siswa muda, namun mudah-mudahan itu bisa dilakukan pada lain waktu,” katanya.

Beckham meninggalkan Shanghai sesuai agenda setelah acara itu untuk pergi ke kota Hangzhou, di mana ia akan menyaksikan pertandingan Liga China pada Sabtu malam.

Para penggemarnya di China tetap membela sang bintang dengan mengatakan insiden itu bukan kesalahannya.

“Jika saya dapat melihat Anda, rasanya terluka akan cukup pantas untuk itu,” kata Baoxiang melalui Sina Weibo, situs microblog yang serupa dengan Twitter.

Permintaan maaf secara tertulis telah tercantum pada akun baru Beckham di Sina Weibo, yang menarik lebih dari 6.000 komentar, kebanyakan bernada positif.

“Itu bukan kesalahan Anda, hanya para penggemar yang terlalu gila,” kata akun lain yang menggunakan nama Blue Snow.

Beckham dijadwalkan bergabung dengan istrinya Victoria di pelelangan amal di Beijing pada Minggu sebelum meninggalkan China. (RH/ANT)


Berita Terkait

BAGIKAN