Jangan Tertipu Pencitraan Versi BLSM

Jakarta, Sayangi.com – Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Muchtar Sindang berharap masyarakat tidak tertipu dengan program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang dicanangkan Pemerintah.

Muchtar curiga, program yang dikucurkan sebagai kompensasi dari kenaikan harga BBM itu hanyalah politik pencitraan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 yang akan datang.

“BLSM ini program cari muka kepada rakyat dari pemerintahan SBY. Dengan BLSM dibangun pencitraan seolah pemerintahan SBY sangat peduli dengan kondisi rakyat yang (sebenarnya) diberatkan dengan kenaikan harga-harga akibat naiknya harga bensin premium dan solar,” kata Muchtar kepada Sayangi.com, Sabtu (22/6).

“Siapapun Capres Demokrat untuk Pilpres 2014, rakyat harus terus diberi pencerahan tentang apa sebenarnya program tipu-tipu ala BLSM ini, agar tidak masuk dalam jebakan pencitraan yang dilakukan pemerintahan SBY,” katanya.

Muchtar menambahkan, kenaikan harga BBM akan diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya. Apalagi, menjelang bulan suci Ramadhan yang akan datang. Dengan kenaikan harga BBM itu, rakyatlah yang menjadi korban. “Harga-harga naik dan rakyat yang menjadi korban. Kemiskinan semakin bertambah dan tingkat kejahatan pasti akan tinggi. Banyak juga anak putus sekolah,” prihatin Muchtar. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN