KPK Minta Rusli Nonaktif, Gamawan Bilang Tunggu Jadi Terdakwa

Pekanbaru, Sayangi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) minta Menteri Dalam Negeri untuk menonaktifkan Gubernur Riau Rusli Zainal. Namun Mendagri Gamawan Fauzi bilang, Gubernur Riau itu masih akan aktif hingga statusnya menjadi terdakwa.

Jika status terdakwa keluar, posisi Rusli – sesuai Undang-Undang – sementara akan diisi oleh Wakil Gubernur Riau, H.R. Mambang Mit. Masih kata Gamawan, “Undang-Undang mengatakan, kalau Gubernur non aktif, maka secara otomatis Wakil Gubernur yang akan melaksanakan peran dan tugas-tugasnya,” tegasnya di Pekanbaru, Sabtu.

Pernyataan Gamawan terkait jumpa pers yang dilakukan KPK kemarin. Saat itu, Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto menegaskan bahwa lembaganya – yang telah menahan Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait kasus korupsi penyelenggaraan PON dan izin pengelolaan hutan di Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan – sudah berkirim surat kepada Kementerian Dalam Negeri supaya menonaktifkan Gubernur Riau Rusli Zainal.

“Mekanismenya, kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, KPK akan mengirimkan surat yang dikirimkan ke Kemendagri supaya dia (Rusli) dinonaktifkan,” ujar Bambang saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Gedung KPK. Rusli Zainal menjadi tersangka kasus suap pembangunan gelanggang Pekan Olahraga Nasional 2012, dan korupsi Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu-Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Pelalawan, Riau. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN