Terayu Paradigma Baru, Ratusan Pecandu Narkoba Lapor Diri

Jakarta, Sayangi.com – Pecandu narkoba bukan penjahat, tapi orang sakit. Mereka harusnya dibantu, bukan dimusuhi. Dengan pendekatan yang tepat, hasilnya akan berbeda.

Setidaknya, itu yang sudah dicoba di Sumatera Barat, dan terbukti cukup berhasil. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, Kombes Pol Arnowo Sabtu (23/6) ini di Padang mengungkapkan, belakangan banyak pecandu narkoba yang melaporkan diri – hingga pertengahan Juni tercatat 873 orang – untuk menjalani rehabilitasi ke Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di dua kota, Bukittinggi dan Kota Padang.

Menurut dia, pendekatan persuasif ke pecandu narkoba merupakan langkah tepat memutus mata rantai narkoba. Paradigma Pemerintah yang dahulu menempuh kebijakan dengan cara menakut-nakuti pengguna narkoba atau kebijakan yang dikenal dengan public security mestinya kini tidak berlaku lagi. “Sekarang kami menggunakan kebijakan public health supaya mereka cepat pulih dan sehat kembali,” ungkapnya.

Detoks atau racun yang ada dalam tubuh pengguna narkotika bisa dihilangkan dalam waktu satu minggu. Namun masalah yang paling berat dirasakan pecandu adalah proses rehabilitasi sosial, saat ia kembali ke tengah masyarakat. “Untuk melewati itu semua hanya bisa dilakukan melalui dukungan orang sekitarnya, serta keimanan seseorang,” imbuh Arnowo.

Seperti dituturkan Arnowo kepada Kantor Berita Antara, “Mereka yang melapor itu selain itu ada juga yang dikirim ke Panti Rehab di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, namun ada juga menjalani rehabilitasi di klinik, dokter swasta. Namun jumlah mereka tidak terdata.” Mereka akan direhab selama enam bulan hingga satu tahun atau tergantung pada tingkat kecanduan pengguna narkoba tersebut.

“Selesai menjalani rehab, pecandu akan kami jemput dan antarkan kembali kepada keluarga mereka,” ungkap Arnowo, seraya menambahkan, jika para pecandu itu ingin lepas dari ketergantungan narkoba, mereka harus berusaha sendiri, dengan dukungan orang-orang terdekat, terutama keluarga dan lingkungan sekitar.

Pendekatan yang patut ditiru dan ditularkan ke tempat lain. (MSR)