Torres: Spanyol Akan Kembali Rebut Juara Dunia

Foto: espn

Madrid, sayangi.com – Kekalahan Spanyol dari Brazil 0-3 pada di final Piala Konfederasi merupakan “kejutan”, namun tim matador akan kembali ke Brazil tahun depan untuk merebut Piala Dunia kedua kalinya, kata Fernando Torres.

Tim Spanyol memiliki malam yang menyedihkan di Stadion Maracana pada Minggu, seperti kegagalan Sergio Ramos saat mengeksekusi penalti di babak kedua dan Gerard Pique diusir saat pertandingan tersisa 20 menit karena menjegal Neymar, rekan baru setimnya di Barcelona.

Kekalahan itu mengakhiri rekor 29 tak terkalahkan Spanyol di pertandingan kompetitif.

 

Penyerang La Furia Roja, Fernando Torres, mengungkapkan kekalahan tersebut sebagai pengingat bahwa Spanyol tidak bisa menang sepanjang waktu.

“Semua orang berpikir bahwa Spanyol harus memenangi setiap pertandingan, tapi tidak semudah itu, ” ujar penyerang Chelsea tersebut.

“Tim ini tidak perlu mengalahkan untuk mendapatkan kembali motivasi,” ujar dia.

“Jika ada sesuatu positif yang bisa diambil dari pertandingan tersebut, itu menegaskan sesuatu yang kita sudah tahu, bahwa itu tidak akan mudah untuk mengalahkan Brasil di kandang mereka sendiri,” kata dia.

“Dalam waktu satu tahun kami akan kembali di sini sebagai juara dunia untuk membela apa yang kita inginkan,” kata dia.

Bukan mesin “Kami harus mengucapkan selamat kepada Brazil karena mereka menunjukkan bahwa mereka tahu cara bermain bagaimana melawan Spanyol,” kata Ramos kepada para pewarta.

“Kami telah memenangkan banyak gelar penting dan suatu hari harus tiba ketika Anda tidak menang,” ujar bek Real Madrid tersebut.

“Kami bukan mesin. Suara hati kita bersih karena telah memberi yang terbaik yang kami punya. Satu tahun dari sekarang, mudah-mudahan kita akan berada di sini dan memiliki kesempatan untuk menebus hari ini,” ujar dia.

“Kami juara dunia dan dua kali juara Eropa dan tidak ada tim lain yang pernah menjuarai tiga turnamen besar berturut-turut. Tahun depan kami akan datang ke Brazil untuk menambah koleksi gelar kami menjadi empat,” kata dia. (RH/ANT)