Ekspresikan ‘Cahayamu’ dengan Komunitas I Light This

Foto: Facebook.com

Jakarta, Sayangi.com – Melukis Cahaya atau yang dikenal dengan Lighting Graffity adalah perpaduan seni fotografi, lukis cahaya dan grafiti. Kalau kita melihat kedalam hasil karya-karyanya maka kita dapat mendefinisikan ini sebagai seni melukis cahaya dalam sebuah foto. Cahaya-cahaya yang dihasilkan tersebut didapatkan dari alat bantu seperti senter, bohlam, kembang api ataupun semua benda yang dapat memancarkan cahaya. Setiap karya dapat dilakukan beregu atau terdiri dari tiga atau empat orang, dimana masing-masing memegang peranan sendiri-sendiri sebagai fotografer dan lighter atau sebutan bagi sang pelukis cahaya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan secara sendirian.

Dalam mengambil foto lighting graffiti ini, foto diambil diruangan atau tempat gelap dan memanfaatkan settingan kamera dengan speed dan ISO yang rendah, kecantikan foto akan tampak setelah kita selesai melukiskan apa saja yang kita inginkan menggunakan cahaya. Meski terdengar agak sulit, namun teknik yang dipakai sebenarnya tidaklah rumit. Berikut beberapa step yang harus diikuti untuk mengaplikasikan karya seni satu ini:

1. Setel ISO pada angka paling rendah
2. Gunakan speed diatas satu detik atau dapat disesuaikan tergantung dari kebutuhan durasi melukis
3. Sesuaikan diagframa dengan kondisi atau intensitas cahaya yang akan ditangkap
4. Pilih lokasi pemotretan yang gelap agar cahaya yang masuk foto fokus pda senter yang dijadikan kuas untuk melukis
5. Gunakan tripod, speed yang cukup lama dapat berpotensi membuat kamera bergerak dan foto blur
6. Manfaatkan shutter release bila proses dilakukan sendiri

Sekarang para pelukis cahaya ini sudah memiliki komunitas. Mereka menamai Komunitas ini dengan Komunitas I Light This. I Light This yang digagas oleh Syarief Maulana ini pertama kali berdiri pada bulan Maret 2009. Komunitas ini berisi sekumpulan anak muda yang mencoba berkarya di bidang lighting graffiti.

Awal mula terbentuknya komunitas ini hanya terdiri dari beberapa orang, dengan bermodalkan satu camera dan bantuan beberapa senter kecil, mereka mencoba untuk membuat karya lighting graffiti. Setelah menghasilkan beberapa karya kemudian mereka mencoba menggunakan facebook sebagai sarana utama untuk mempublikasikannya. Saat melihat banyak respon yang berdatangan, muncullah gagasan untuk membuat group di Facebook dan ternyata hasilnya sampai saat ini 8599 yang sudah bergabung dalam komunitas I Light This ini.

Hunting bareng di Sabtu malam dengan beragam lokasi adalah merupakan satu kegiatan rutin di Komunitas ILT ini. Dalam hunting ini mereka saling mengembangkan tehnik dan juga mengasah kreativitas mereka dalam bermain cahaya. Selain itu, mereka juga meramaikan acara Indonesian Consumunity Expo 2009 ( ICE ) dan MTV Staying Alive 2009. Tertarik untuk mencoba dan bergabung?? (FIT/berbagai sumber)