Jokowi Tunggu Aturan Ganjil Genap Untuk Naikkan Tarif Parkir

Foto: Ant

Jakarta, sayangi.com – Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang mengajukan kenaikan tarif parkir kepada DPRD DKI. Hal ini dilakukan sebagai langkah pengendalian penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta.

Namun usulan tersebut diprediksi tidak akan diterapkan dalam waktu dekat. Penyebabnya adalah belum siapnya mode transportasi seperti pengadaan 1.000 unit bus Transjakarta.

“Masih, masih proses. Kita lakukan itu, karena kita ingin ada pembatasan penggunaan mobil pribadi, itu saja,” ujar Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota, Rabu (10/7/2013).

Usulan kenaikan tarif parkir hingga empat kali lipat, diharapkan warga yang menggunakan mobil pribadi akan berpikir ulang dan beralih menggunakan angkutan massal.

“Nanti kalau Transjakarta-nya sudah datang, ganjil-genapnya siap, baru tarif parkir dinaikan. Begitu kira-kira,” imbuhnya lagi.

Pemprov DKI, seperti diketahui. berencana melakukan penyesuaian tarif parkir berdasarkan zonasi yang dibagi menjadi Kawasan Pengendalian Parkir (KPP), jalan golongan A, serta golongan B. Dengan seperti itu nantinya akan ada perbedaan tarif parkir di setiap zona. (MI)