Hasil Penyidikan Kompol AD (Penggeledah BNN) Kamis Diumumkan

Foto : Antara

Jakarta, Sayangi.com – Melawan atasan di tubuh Polri adalah hal yang tabu. Buktinya, Kompol AD yang berusaha mengungkap borok-borok atasannya Irjen Pol Benny Mamoto kini justru disidik koleganya sendiri. Mengutip keterangan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F. Sompie, hasil pemeriksaan tim Bareskrim Polri yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait Kompol AD yang masuk ke Gedung BNN akan diumumkan pada Kamis (11/7). “Mudah-mudahan hasilnya besok akan bisa disampaikan,” kata Ronny di Jakarta, Rabu (10/7).

Ronny mengungkap, beberapa saksi yang menyaksikan kedatangan Kompol AD ke BNN pada Kamis malam (4/7), saat ini masih diperiksa. Keterangan mereka akan dikonfirmasi dengan hasil CCTV yang hingga kini masih didalami. “CCTV sedang didalami, beberapa saksi juga sedang diperiksa. Nanti hasilnya akan kami laporkan,” jelas Ronny.

Sementara Kabag Humas BNN Kombes Pol Sumirat Dwiyanto menegaskan, Kompol AD yang mendatangi Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Kamis (4/7) tidak masuk ke ruangan Deputi Pemberantasan BNN, melainkan ke ruang tata usaha BNN. Keterangan itu untuk menepis pemberitaan yang beredar, Kompol AD telah masuk ke ruangan Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Benny Mamoto.

Ronny menambahkan di ruang TU BNN yang terletak di lantai 6 Gedung BNN, AD mengambil dua bundel dokumen yang berisi arsip surat keluar dan masuk. Namun hingga saat ini rincian surat itu masih dalam pendataan. Sumirat juga membantah, motivasi AD mendatangi Gedung BNN itu untuk mengurus masalah gaji yang belum cair saat masih bertugas di BNN. “Sampai terakhir bertugas di BNN, gaji sudah diambil AD,” katanya.

Sumirat menjelaskan, Kompol AD pada Kamis (4/7) mendatangi gedung di Cawang itu sekitar pukul 20.00 WIB. Di ruang TU yang letaknya di lantai 6, menurut dia, Kompol AD mengambil dua bundel dokumen yang salah satunya berisi 125 berkas. Sementara satu bundel lainnya masih diperiksa.

Sumirat juga membantah Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Benny Mamoto telah menerima telepon dari AD terkait keberadaan AD saat itu di BNN. “Pak Benny tidak pernah menerima telepon bahwa AD akan datang ke BNN,” katanya.

Dia menambahkan, setelah kejadian itu, Benny langsung menginstruksikan beberapa anggota BNN untuk berkoordinasi dengan Polres Jakarta Timur dan Bareskrim Mabes Polri untuk menangani kasus ini. “Sehingga dibentuklah tim yang saat ini sedang melakukan pemeriksaan terkait dengan Kompol AD,” katanya. (MARD/Ant)