Jokowi Tinjau Proses Pemindahan Warga Pluit

Foto: Sayangi.com/Deni Sudastika

Jakarta, Sayangi.com – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, berencana mengunjungi warga Waduk Pluit yang akan pindah ke Rumah Susun Marunda. Sebanyak 68 Kepala Keluarga (KK) di Waduk Pluit bersedia dipindahkan ke Rumah Susun Marunda, Jakarta Utara. Warga dengan suka rela pindah melihat kondisi Rusun Marunda sudah layak huni.

Kunjungan ini dilakukan seperti hal kemarin ia lakukan pada Rabu (10/7) di Rumah Susun Marunda. Dalam kunjungannya ini pula Jokowi untuk melihat proses pengurukan tanah dan lahan yang akan ditanami pohon. Dia ingin menunjukkan contoh pada masyarakat mengenai taman yang akan dibuat sehingga sebagian lahan bisa ditanami pohon lebih cepat.

“Semua sudah siap, sudah siap pindah dong. Seperti kemarin saya bilang, siap pindah karena rusunnya juga mau diperbaiki, begitu,” kata Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo saat dikunjungi wartawan di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (11/7).

Pemerintah DKI Jakarta juga segera melakukan perbaikan dan penghijauan di kawasan Waduk Pluit setelah sebagian besar warga dipindahkan ke Rumah Susun Marunda. Pemerintah DKI akan melakukan penanaman pepohonan dan tanaman berbagai jenis seperti pohon trembesi, buah buni, daun salam, anggur laut dan bakau.

Dikatakan oleh Koordinator Lapangan Jakarta Propertindo bagian Landscape, Lukman Sambas, bahwa lahan di kawasan Waduk Pluit itu akan ditanami berbagai jenis tanaman seperti pohon trembesi, buah buni, anggur laut, daun salam, dan bakau.

“Penanaman pohon di kawasan Waduk Pluit ini kita usahakan paling lama selesai 2 Minggu,” kata Koordinator Lapangan Jakarta Propertindo bagian Landscape, Lukman Sambas, saat dikunjungi wartawan di kantornya, Kamis (11/7).

Lebih lanjut dikatakan bahwa, pihaknya tidak hanya mengandalkan dana dan bantuan dari pemerintah saja, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta, akan tetapi juga partisipasi masyarakat dalam membantu memperbaiki kawasan Waduk Pluit.

“Dari masyarakat sudah banyak yang menyumbang pepohonan. Sekarang yang kita tampung sudah ada kurang lebih 200 pohon,” pungkasnya. (HST).

Berita Terkait

BAGIKAN