Muaraenim Siap Tanggung Biaya Akomodasi Pekan Olahraga

Foto: Antara

Palembang, Sayangi.com – Pemerintah Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, menyatakan siap menanggung biaya akomodasi atlet dan ofisial pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi VI Tahun 2014 agar terpilih sebagai tuan rumah.

“Salah satu kandidat tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel yakni Muaraenim telah menyatakan siap menanggung biaya akomodasi atlet dan ofisial saat kunjungan untuk pemantauan kesiapan oleh perwakilan KONI Sumsel pada awal Juli ini,” kata Wakil Ketua Umum V Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Dhenie Zainal di Palembang, Kamis.

Ia mengemukakan pernyataan itu merupakan bentuk keseriusan dari pemerintah daerah setempat dalam membidik kesempatan menjadi tuan rumah dengan bersedia menanggung biaya transportasi lokal, makan, dan penginapan para atlet serta ofisial.

Keseriusan juga ditunjukkan dengan membangun Stadion Akuatik atas pembiayaan PT Bukit Asam, serta telah menyelesaikan pembangunan stadion sepak bola.

“Tawaran ini sekaligus untuk menarik suara pada anggota KONI dalam rapat koordinasi penentuan tuan rumah Porprov yang diagendakan dalam waktu dekat,” katanya.

Ia menambahkan, sebanyak empat kabupaten/kota bertarung dalam memperebutkan kesempatan menjadi tuan rumah Porprov Sumsel 2014.

Ke-4 kabupaten/kota itu, yakni Kota Lubuklinggau, Kota Prabumulih, Kabupaten Muaraenim, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam menentukan tuan rumah itu, KONI Sumsel telah melakukan pemantauan ke kabupaten/kota yang mengajukan menjadi tuan rumah ajang olahraga empat tahunan tingkat daerah itu.

“Tiga kabupaten/kota sudah dipantau, dan Musi Banyuasin segera menyusul mengingat KONI Sumsel harus segera membuat keputusan karena terkait persiapan masing-masing daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kepastian kabupaten/kota penyelenggara Porprov akan ditetapkan pada rapat koordinasi bersama seluruh anggota KONI Sumsel.

“Sumatera Selatan menggelar Porprov secara rutin untuk persiapan mengikuti Pekan Olahraga Wilayah di Bangka Belitung tahun 2015 dan Pekan Olahraga Nasional di Jawa Barat tahun 2016. Ajang tingkat daerah ini cukup bergengsi karena menjadi bukti kemajuan olahraga di suatu kabupaten/kota,” katanya. (RH/ANT)