PDI Perjuangan Ngotot Presidential Threshold 20 Persen

Jakarta, Sayangi.com – PDI Perjuangan tetap ngotot mempertahankan Undang-Undang Pemilihan Presiden (UU Pilpres) berada pada ambang batas 20 atau 25 persen. Hal itu dikemukakan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, menanggapi usulan diturunkannya ambang batas pengajuan calon presiden dan wakil presiden (presidential threshold) di bawah 20 persen.

Tjahjo Kumolo mengatakan ambang batas syarat pengajuan capres-cawapres yang ingin dipertahankan itu merupakan sesuatu yang selektif.

“Sikap kami kan harus selektif. Memang dalam UU, capres dan cawapres dipilih melalui parpol,” kata dia di Komplek Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7).

Tjahjo berharap keputusan partainya mendapat dukungan dari partai politik lainnya yang ada di parlemen. Sebab, menurut Tjahjo, ambang batas dalam UU Pilpres yang hendak direvisi itu sudah cukup tepat untuk diterapkan di Indonesia.

“Saya kira parpol juga harus punya suara dukungan karena itu kita tetap pada pendirian itu. Kita minimal 20 persen. Itu saja bagi kami,” pungkasnya. (HST)