Emir Moeis Diperiksa KPK Setelah Satu Tahun Jadi Tersangka

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Komisi XI DPR RI, Izendrik Emir Moeis memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Tarahan, Lampung.

Politisi yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan (PDI-P) tiba di gedung KPK sekitar pukul 10.25 dengan mengenakan baju kemeja putih dan di kawal dengan tiga stafnya. Emir, hanya diam ketika dicecar pertanyaan oleh para wartawan.

“Masuk dulu, masuk dulu,” ujarnya seraya berjalan menuju lobi gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Perlu diketahui pemeriksaan Emir ini merupakan yang pertama kalinya, sejak ditetapkan sebagai tersangka hampir setahun lalu. Ia belum diperiksa apalagi ditahan.

Diketahui, KPK menetapkan Emir sebagai tersangka kapasitasnya sebagai anggota DPR 1999-2004 dan 2004-2009. Ia diduga menerima 300.000 dollar AS dari PT Alstom Indonesia yang merupakan perusahaan pemenang tender PLTU Tarahan. Lembaga pimpinan Abraham Samad itu menjerat Emir dengan Pasal 5 Ayat 2, Pasal 12 Huruf a atau b, Pasal 11, dan atau Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk petinggi PT Alstom Indonesia. Lembaga superbody itu juga telah memeriksa sejumlah saksi di luar negeri. (RH)