Pilkada Ulang Sumsel Pangkas 10 Persen Anggaran SKPD

foto : humas dprd sumsel

Palembang, sayangi.com – Karena tidak tersedianya dana Pilkada ulang, 10 persen Anggaran Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Sumatera Selatan akan dipangkas. Rencana pemotongan anggaran itu disampaikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada saat rapat dengan Komisi I DPRD Sumsel.

Kepada pers, Yuswar Hidayatullah, ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan mengatakan, “Pemotongan anggaran masing-masing satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) terpaksa dilakukan untuk menutupi biaya  pilkada ulang  Sumsel, karena kita memang tidak pernah merencanakan pilkada ulang, jadi kita harus merevisi APBD 2013.”

Ditambahkan oleh Yuswar, rencana pemotongan masih rasional, selagi itu tidak berdampak terhadap rencana kerja dan program pembangunan masing-masing SKPD.

Berapa angkanya? “Pastinya kita belum tahu, masih menunggu rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumsel dahulu, dan pengajuan dana kebutuhan pilkada ulang KPU Sumsel juga belum ada,” tutur politisi dari PKS ini.

Anggaran pemungutan suara ulang Pilkada Sumsel hasil dari pemotongan dana SKPD itu akan dianggarkan ke dalam APBD Perubahan 2013.

Sebagaimana diketahui,keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (11/7) memerintahkan kepada KPU Provinsi Sumatera Selatan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di seluruh tempat pemungutan suara di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kota Palembang, Kota Prabumulih, dan seluruh TPS di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan 

MK juga membatalkan Keputusan KPU Sumatera Selatan tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2013 pada 13 Juni 2013. (VAL/ANT)