Tiga Pesan Politik SBY, Pascabuka Puasa di Trunojoyo

Foto: Setkab.go.id

Jakarta, Sayangi.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan di acara Buka Puasa di Mabes Polri memberikan tiga pesan penting, terkait isu sentral dalam 15 tahun berjalannya reformasi.

Poin pertama, Presiden menyatakan, “Kita perlu melihat kembali apakah sistem ketetanegaraan kita sudah pada porsi yang tepat, sesuai niatan mengawali reformasi dulu. Cek dan balance apakah sudah tepat, soal distribusi kekuasaan apakah sudah tepat, masalah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Juga Pemerintah Pusat dan Daerah, apakah kita masih ingin sistem presidensil atau sudah semipresidensil, atau parlementer,” ungkap SBY, Kamis (18/7).

Sedangkan pesan kedua, SBY menyinggung soal demokrasi, stabilitas, dan pembangunan. Kalau negara stabil dan harmonis, negara kita akan tumbuh. “Kita tidak ingin ada kesalahan dalam penyalahgunaan kebebasan, karena bisa mengganggu stabilitas. Apakah kita mau menganut otoriterian (negara otoriter, Red)? Kalau menganut itu, kita setback. Kita harus gunakan secara benar demokrasi,” pinta SBY.

Poin terakhir, SBY menjelaskan peran negara, pemerintah, dan rakyat. Presiden berharap ada keseimbangam dalam peran negara, pemerintah, dan rakyat. “Kita ingin tidak semua urusan diambil oleh negara atau pemerintah, tapi ada tanggung jawab masyarakat,” pungkasnya. (MSR)