“Umat Islam Harus Kuat Secara Finansial”

Foto: sayangi.com/MA

Jakarta, Sayangi.com – Umat Islam harus kuat secara finansial, karena dengan itu mereka bisa menjadi dermawan. Dengan finansial yang kuat, mereka juga bisa menunjukkan ‘tangan di atas’ alias menjadi pemberi, bukan penerima.

“Sudah saatnya kita sebagai umat Islam memperkuat ekonomi, karena dengan itu kita akan merdeka secara finansial dan tidak bergantung pada orang lain,” kata Ketua DPD Gerindra DKI Muhammad Taufik saat acara Khatmu Al-Qur’an bersama mahasisswa Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) sekaligus buka puasa bersama wartawan di Kantor DPD Gerindra DKI, Kamis (17/72013).

Ia mengungkapkan Hadits Nabi yang menyatakan bahwa tangan di atas, yakni orang yang memberi lebih baik dari tangan di bawah, yakni orang yang menerima. Hadits tersebut kata dia, hendak mempertegas bahwa umat Islam sama sekali diajarkan untuk memberi, bukan meminta pada orang lain.

“Ajaran Nabi tangan di atas itu harus kita perhatikan betul, agar umat Islam selalu siap untuk berusaha dan bekerja keras,” jelasnya.

Ia juga menyoroti soal dinamika yang terjadi di kalangan umat Islam, terutama menyangkut perbedaan. Menurutnya, perbedaan di kalangan umat Islam adalah sesuatu yang harus dihormati dan tak perlu dibesar-besarkan.

“Perbedaan itu rahmat. Allah sengaja menciptakan perbedaan dan manusia dituntut untuk menghargai perbedaan itu sebaik mungkin. Jadi kita boleh berbeda-beda, tetapi kebersamaan tetap bisa kita miliki.”