PKB Dukung Presidential Threshold 20 Persen

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan pihaknya tetap mendukung ambang batas pengajuan calon presiden (presidential threshold/PT) sebesar 20 persen.

“Ya kita tetap 20 persen,” katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (18/7), sebelum mengikuti sidang kabinet.

Ia mengatakan bila ambang batas diturunkan, dikhawatirkan justru terlalu banyak calon presiden yang akan ikut berkompetisi sehingga dinilai tidak efektif.

Ia yakin dengan ambang batas 20 persen, partai-partai politik tersebut akan melakukan koalisi mengingat angka tersebut cukup sulit dijangkau.

“Memang harus koalisi, capres yang efektif, pemilu yang mudah dan efektif, ya memang harus dibatasi, jangan semua nyalon,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya saat ini tidak begitu berkeinginan untuk mengubah Undang-undang Pemilihan Presiden. Untuk itu, bila waktunya dirasa tidak mencukupi, maka revisi UU tersebut tidak diperlukan.

“PKB tidak terikat pada satu kebijakannya, kalau waktu yang mepet ini kesulitan ya ngak usah direvisi,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa juga menyatakan hal yang sama bahwa UU tentang Pemilihan Presiden No 42/2008 tidak perlu direvisi mengingat tidak cukup waktu untuk mengejar Pemilu Presiden 2014.

Menurut dia, revisi UU Pilpres belum ada jaminan pasal yang akan diubah hanya seputar ambang batas pencalonan presiden.

Ia khawatir justru akan berkembang ke berbagai pasal, yang akibatnya waktu pembahasan revisi UU tersebut akan molor. (MARD/Ant)