7.000 Personel TNI Bantu Amankan Pilgub Jatim

Surabaya, Sayangi.com – Komando Daerah Militer (Kodam) V Brawijaya menyiapkan lebih kurang 7.000 personel TNI AD untuk membantu pengamanan pelaksanaan Pemilihan Gubernur-wakil Gubernur Jawa Timur pada 29 Agustus 2013.

Pernyataan ini disampaikan oleh Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjen TNI Ediwan Prabowo, saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim di Surabaya, pada Kamis, (18/7)

” Seluruh personel TNI Angkatan Darat ditugaskan membantu pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian. Untukitu, Kami memberikan instruksi ke seluruh jajaran dan memastikan seluruh personel di lapangan mengetahui tugas pokok sebagai pasukan perbantuan,” kata Ediwan Prabowo.

Menurut Ediwan, pihaknya juga melakukan pemetaan ke sejumlah wilayah yang ditengarai memiliki potensi kerawanan konflik fisik, guna mengantisipasi jangan sampai kecolongan saat pelaksanaan Pilkada.

“Sejauh ini, personel kami di lapangan belum mendeteksi potensi konflik di wilayah Jatim. Mudah-mudahan kondisi ini bisa tetap terjaga hingga hari H nanti,” tambah Ediwan Prabowo.

Menurut Jenderal bintang dua ini, menjelang proses penetapan cagub-cawagub oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim lalu, sempat ada isu akan munculnya gerakan unjuk rasa dari pendukung calon yang gagal lolos.

“Tetapi, syukurlah hal itu tidak sampai terjadi. Kami juga sangat mengapresiasi upaya pasangan Khofifah-Herman yang memilih jalur hukum untuk menyelesaikan persoalan sehingga situasi keamanan di Jatim tetap kondusif,” ujarnya.

Mayjen Ediwan Prabowo juga mengingatkan kepada seluruh pendukung tiga pasangan cagub-cawagub yang akan bertarung pada Pilkada akhir Agustus mendatang, untuk bersikap arif dan bijaksana dalam menyikapi hasil pemilihan.

“Yang menang atau kalah harus bersikap legowo dan menerima dengan lapangan dada,” tambahnya.

Sebelumnya, KPU Jatim telah menetapkan tiga pasangan cagub-cawagub yang lolos verifikasi, yakni pasangan petahana Soekarwo-Saifullah Yusuf (nomor urut 1), Eggi Sudjana-M Sihat (nomor urut 2), dan Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah (nomor urut 3). (Val/Ant)