Polres Jaksel Bekuk Pembunuh Selingkuhan

Jakarta, Sayangi.com – Petugas Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pelaku pembunuhan berinisian BA (32) terhadap Risdiyanti alias Yanti (28) yang diduga sebagai selingkuhannya sendiri. Tersangka BA ditangkap petugas di tempat persembunyiannya di Cibitung, Bekasi, Kamis (18/7) malam.

Tersangka BA melakukan pembununuhan diduga karena  kesal terhadap pacarnya yang kerap meminta BA untuk menceraikan istri dan meninggalkan anaknya. Korban mengajak BA untuk menikahinya secara sah dengan syarat BA harus menceraikan istrinya dulu.

“Peristiwa ini terjadi pada 27 Juni 2013 lalu di Hotel Centra Boetique di Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Novi Nurohmad, kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jum’at (19/7).

Kata Novi, peristiwa ini baru diungkap setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban yang diduga korban penculikan. Petugas akhirnya melakukan pendalaman penyelidikan dengan dibantu beberapa saksi. Namunmengenaskan, tubuh korban ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah kamar mandi ball room yang belum terpakai di Hotel Centra Boutiqe kamar 406.

“Dari pengakuan tersangka, tersangka BA awalnya chek in di Hotel Centra Boutiqe kamar 406 sekitar pukul 02.00. Ia kemudian mengirim sms ke korban, pacarnya. Pada sekitar pukul 06.00 korban datang menemuinya di hotel itu, mereka ngobrol sampai sekitar pukul 10.00. Di tengah-tengah obrolan itu, korban minta pelaku meninggalkan anak dan istrinya dan menikahi korban, Yanti,” tutur Novi.

Namun, lanjut Novi, tersangka BA menolak permintaan selingkuhannya itu hingga membuat korban marah dan mengancam akan melaporkan ke istrinya. BA yang tidak mau perbuatannya sampai diketahui istrinya, akhirnya nekat membunuh korban dengan menutup muka korban dengan kain seprei yang ada di hotel tersebut.

“Keduanya ini sempat cekcok hingga membuat pelaku marah dan membekap muka korban pakai selendang seprei hingga tewas. Pelaku ini kemudian menyeret mayat korban dan menyimpannya ke kamar mandi ball room yang belum terpakai,” pungkas Novi. (Yan Zavin).