Presiden Transisi Mesir Pertahankan Revolusi Sampai Akhir

Foto: metropotam.ro

Kairo, Sayangi.com – Presiden Era Transisi Mesir, Adly Mansour pada Kamis (18/7) berjanji untuk memperjuangkan pulihnya keamanan Mesir, pada saat Ikhwanul Muslimin berjanji melakukan protes-protes baru menentang pemerintah barunya yang dilantik militer.

“Kami berada pada saat yang menentukan dalam sejarah Mesir, dimana beberapa orang ingin mengarahkan Mesir menjadi semakin tak jelas,” katanya dalam pidato televisi.

“Kami akan melawan dan berjuang untuk keamanan Mesir sampai akhir. Kami akan melestarikan revolusi ini demi demokrasi Mesir,” ujar Mansour, seorang hakim tinggi yang ditunjuk sebagai pemimpin sementara setelah militer menggulingkan presiden terpilih, Mohamed Moursi pada 3 Juli, kembali menawarkan perdamaian dan dialog kepada para pendukung Islamis Moursi itu.

Tetapi ia juga berjanji untuk menegakkan “keadilan transisional,” di tengah seruan-seruan penuntutan Moursi dan tindakan keras terhadap gerakan Ikhwanul Muslimin.

“Kerangka keadilan dan rekonsiliasi meluas ke semua arah,” katanya.

Ikhwanul Muslimin telah menolak setiap hubungan dengan Mansour dan mengatakan akan tetap melakukan protes sampai Moursi dikembalikan pada kedudukannya.

Pihaknya telah menyerukan demonstrasi baru pada Jumat (19/7). Kelompok-kelompok anti-Moursi menyerukan kontra-demonstrasi itu. (FIT/Ant)