Smikle Atlet Keempat Jamaika Positif Doping Dalam Empat Hari

Foto: www.torontosun.com

Kingston, Sayangi.com – Atlet lempar cakram Olimpiade, Traves Smikle, Kamis menjadi atlet keempat Jamaika dalam waktu empat hari yang dinyatakan positif menggunakan obat terlarang, tetapi ia mengatakan tidak tahu-menahu tentang tuduhan menenggak zat itu.

Smikle mengatakan bahwa Komisi Anti-Doping Jamaika (JADCO) menyatakan hal itu setelah memeriksa sampel urinnya pada pertemuan atletik nasional uji-coba Jamaika, Juni. Ia tidak menyebutkan jenis dan nama zat itu.

“Sebagai seorang atlet, saya bertanggung jawab atas apa pun yang ada dalam diri saya. Tapi saya neyatakan bahwa saya tidak tahu atau dengan sengaja menggunakan obat terlarang itu,” kata Smikle dalam pernyataannya.

“Secara pribadi, saya amat sedih dan kaget dengan penemuan ini, karena saya tidak pernah dengan sengaja untuk menipu dan saya selalu merasa sebagai duta olahraga dan mendukung sekuatnya tentang larangan penggunaan obat-obatan yang terlarang,” katanya.

Smikle, yang membela Jamaika dalam Olimpiade London tahun lalu tapi tidak masuk ke final lempar cakram, juga menyatakan bahwa ia menyesalkan kejadian itu, apalagi negaranya sedang membicarakan hal sama yang menyangkut dua atlet kondang di nomor jarak pendek dan seorang lagi juga di nomor lempar cakram.

Ia dinyatakan bersalah mengikuti jejak temannya, mantan juara dunia lagi 100 meter Asafa Powell, peraih medali perak Olimpiade 4×100 meter estafet Sherone Simpson dan temannya sesama pelempar cakram Allison Randall. Keempatnya dinyatakan menggunakan obat terlarang dalam uji-coba atlet Jamaika.

Sumber berita yang dengan atlet Jamaika mengatakan, atlet kelima Jamaika, seorang atlet yunior tapi belum disebutkan namanya, juga diperiksa positif menggunakan obat terlarang untuk meningkatkan penampilannya dalam salah satu kejuaraan.

Smikle (21) meminta agar dianalisis sampel “B” dan bersedia bekerja sama dengan JADCO dalam setiap kesempatan, demi menemukan kebenaran pada dirinya. (RH/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN