Meski Berujung Anarkis, PKS: FPI Punya Dalil Berantas Kemaksiatan

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai Front Pembela Islam (FPI) yang melakukan sweeping di tempat hiburan daerah Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah yang berujung bentrok dengan warga mempunyai dalil pembenarnya sendiri.

Namun, Ketua DPP Bidang Humas PKS Mardani Ali Sera menyarankan agar aksi FPI yang melakukan sweeping disesuaikan dengan amar ma’ruf sebagaimana yang diajarkan agama Islam. Kata dia, bukan berarti partainya menolak terhadap keberadaan FPI.

“FPI punya dalil, tapi harus diingat amar ma’ruf mesti dilakukan dengan ma’ruf juga. Ini bukan berarti PKS menolak FPI ya, jangan dipotong. Sekali lagi, FPI punya dalil tapi harus diingat amar ma’ruf mesti dilakukan dengan ma’ruf juga,” kata Mardani, Jumat (19/7).

Agar tidak melakukan tindakan anarkis, Mardani menyarankan agar pemerintah memberikan pembinaan terhadap ormas yang dipimpin Habib Rizieq tersebut. Selain itu, katanya, harus ada komunikasi danĀ  kerja sama dalam memberantas kemaksiatan di negeri ini.

“Pertama harus saling ada komunikasi antar sesama umat, harus saling kerjasama. Mungkin niat FPI agar tidak ada kemaksiatan yang tidak menghargai kemuliaan Ramadhan. Tapi masyarakat tidak tahu dan mungkin menolak cara itu. Pelajarannya dari peristiwa ini adalah saling komunikasi dan kerjasama untuk memperkuat ukhuwah islamiyah,” katanya.

Mardani yang juga Anggota Komisi I DPR RI, ini agar tindak kekerasan yang terjadi di Kendal, Jawa Tengah kemarin, harus diseliidiki lebih dalam. Apakah tindak pidana yang dilakukan ormas atau personal. “Iya kita masih belum tahu apa ini personal atau organisasi. Sementara ini kita serahkan kepada penegak hukumnya,” katanya. (HST)