Khofifah Mengadu ke DKPP, Belum Ajak Pendukungnya Golput

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku belum berencana mengajak seluruh simpatisan dan pendukungnya untuk tidak memilih alias menjadi golongan putih (golput) dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur.

“Sampai sekarang saya mengajak kepada seluruh pendukung dan simpatisan saya untuk berjuang semaksimal mungkin, kami belum berpikir untuk membawa suasana politik saat ini ke tataran ranah tertentu,” kata Khofifah di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta, Jumat sore.

Meskipun peluang untuk mencalonkan diri sebagai calon gubernur gagal untuk kedua kalinya, Khofifah mengatakan pengikutnya di daerah melakukan konsolidasi menjelang pemungutan suara Pilkada Jatim.

“Ketika kami sedang berjuang semaksimal mungkin di jalur hukum, kegiatan-kegiatan konsolidasi tetap berjalan,” tambahnya.

Dia menyadari jika pendukungnya golput maka hak suara mereka bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Oleh karena itu, dia mengimbau seluruh pendukungnya untuk tetap menggunakan hak pilih mereka.

Khofifah mendatangi kantor DKPP, Jumat sore, untuk melengkapi berkas bukti pengaduan laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan lima anggota KPU Jatim.

Khofifah tiba di Kantor DKPP sekira pukul 17.30 WIB bersama bakal calon wakil gubernur Herman S. Sumawiredja dan tim kuasa hukum mereka.

Pasangan Khofifah-Herman digugurkan oleh KPU Jatim sebagai calon gubernur dan wakil gubernur karena persentase dukungan dari partai politik kurang dari 15 persen.

Tim pasangan tersebut menduga ada pemalsuan dukungan yang dilakukan pasangan pesaing Sukarwo-Saifullah (Karsa) atas dua partai, yakni Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) dan Partai Kedaulatan (PK). (RH/ANT)

Pada saat menjelang verifikasi faktual dukungan dari kedua partai tersebut ternyata dipalsukan oleh pasangan Karsa.

Akibatnya, suara dukungan ke pasangan Khofifah-Herman kurang 0,19 persen dari syarat