Polda Aceh Akan Tindak Tegas Ormas Pelaku ‘Sweeping’

Foto: Antara

Banda Aceh, Sayangi.com – Polda Aceh akan menindak tegas organisasi masyarakat (Ormas) yang melakukan sweeping atau razia tanpa dikawal oleh pihak kepolisian. Hal ini untuk menghindari terjadinya peristiwa seperti di Kendal, Jawa Tengah yang berujung rusuh bahkan sampai memakan korban jiwa.

“”Kita di Aceh akan mememilihara Kamtibnas, jadi kita tidak menginginkan terjadi seperti di luar Aceh, kalau ada yang melakukan razia sendiri, kita akan tindak tegas,” kata Kapolda Aceh, Irjenpol Herman Effendi dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Kamis (25/7).

Kata Herman, razia diluar pengawasan polisi sangat berpotensi terjadinya kerusuhan. Pasalnya, banyak ormas tidak memahami betul bagaimana mekanisme dan Standar Operasional Prosedur (SOP) melakukan razia. Lanjutnya, bila tidak memahami prosedur tersebut tentu acapkali razia tersebut menyulut emosi warga dan akhirnya yang terjadi adalah kerusuhan. “Kalau dilakukan sendiri seperti itu, tentu akan terjadi kerusuhan, kalau itu terjadi yang dirugikan juga masyarakat,” ungkapnya.

Kendati demikian, Herman Effendi mengaku ormas di Aceh tidak memiliki karakter demikian. Herman yakin Ormas di Aceh lebih dewasa dan arif dalam memandang perbedaan.

Sebagaimana diberitakan, telah terjadi bentrokan antara warga dan FPI yang sedang melakukan sweeping di Kecamatan Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (18/7)Bentrokan tersebut memakan korban jiwa 1 orang. Pasca bentrokan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan polisi untuk mengambil tindakan tegas terhadap ormas yang kerap melakukan kekerasan. (HST)

Berita Terkait

BAGIKAN