Sidang Putusan Kasus Pemerkosaan Anak-Anak di India Ditunda

Foto: sfgate.com

New Delhi, Sayangi.com – Sebuah pengadilan anak-anak India telah menunda memberikan putusannya sampai dengan 5 Agustus atas pemerkosaan dan pembunuhan wanita muda yang sedang naik bus di New Delhi baru-baru ini.

Pengadilan sebelumnya telah menyatakan akan memberikan putusan Kamis (25/7) namun, vonis tersebut ditunda. Vonis ini akan menjadi yang pertama yang dijatuhkan dalam kasus perkosaan, yang menyebabkan gerakan protes jalanan dimana kemarahan masyarakat India atas kasus-kasus perkosaan yang marak terjadi dan sekaligus menjadi tonggak dalam reformasi utama UU kekerasan seksual yang sudah kuno.

Pengacara Rajesh Tiwari mengatakan pada kerumunan wartawan di luar pengadilan bahwa putusan itu tertunda karena kasus Mahkamah Agung berusaha untuk mengubah definisi hukum remaja a.

Terdakwa berusia 17 tahun pada saat melakukan aksinya Desember lalu dan sedang diadili atas tuduhan pembunuhan dan pemerkosaan. Ia menghadapi hukuman maksimal tiga tahun di sebuah pusat reformasi. Aturan pengadilan melarang publikasi namanya meskipun ia saat ini telah berusia 18 tahun.

Terdakwa adalah salah satu dari enam orang yang dituduh menipu seorang wanita muda dan teman laki-lakinya saat naik bus 16 Desember. Polisi mengatakan wanita muda tersebut diperkosa beramai-ramai dan disiksa sementara teman lelakinya dipukuli dengan kejam sebelum akhirnya dibuang di pinggir jalan dalam keadaan telanjang. Wanita itu kemudian meninggal di rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya cukup parah.

Empat dari terdakwa lainnya sedang diadili di pengadilan jalur cepat khusus di New Delhi dan menghadapi hukuman mati. Kedua terdakwa ditemukan tewas di sel penjaranya pada bulan Maret. (FIT/ABC)