Edward Snowden Belum Bisa Tinggalkan Rusia

Foto: Reuters

Sheremetyevo, Sayangi.com – Edward Snowden belum diperbolehkan untuk melangkah keluar bandara Moskow di mana dia telah bersembunyi selama berminggu-minggu, meskipun laporan itu bertentangan dengan pernyataan pengacara Rusia, Anatoly Kucherena, Rabu (24/7).

Media Rusia melaporkan Rabu bahwa mantan kontraktor intelijen NASA akhirnya mendapatkan dokumen yang memungkinkan dirinya untuk keluar dari tempat transit bandaran Sheremetyevo, Moskow, Rusia, dimana ia meminta suaka sementara.

Tapi setelah bertemu dengan Snowden di Bandara Sheremetyevo, Kucherena, mengatakan kepada wartawan bahwa Snowden belum menerima sertifikat dan bahwa ia masih akan tetap berada di daerah transit untuk saat ini.

Berita itu adalah pengembangan terbaru dalam pencarian Snowden untuk mencari tempat menetap setelah Amerika Serikat menuduhnya menjadi spionase.
Mantan anggota badan Keamanan Nasional yang membocorkan rahasia besar AS dalam melakukan pengawasan elektronik media sosial meninggalkan Hongkong dan beranjak ke Moskow pada 23 Juni lalu. Sejak itu ia tak dapat meninggalkan wilayah transit bandara karena Amerika telah mencabut paspornya.

Juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan Rabu (24/7), pemerintah AS sedang mencari “kejelasan” mengenai status Snowden itu. Dan juru bicara Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan Washington akan menemukannya. Akan sangat “mengecewakan” jika Snowden diizinkan untuk meninggalkan bandara.

“Dia menegaskan keyakinan kami, yang kami menyatakan secara publik maupun pribadi, bahwa Snowden perlu dikembalikan ke AS, di mana ia akan menghadapi pengadilan yang adil,” kata Psaki.

Snowden mengajukan permohonan suaka sementara di Rusia pada 16 Juli. Jika diberikan, dia akan bisa hidup di Rusia, dan bahkan melakukan perjalanan ke luar negeri, selama setidaknya satu tahun, Kucherena mengatakan hal itu pekan lalu.

Sebuah keputusan untuk mengisi aplikasi dilakukan Snowden bulan ini. Tapi Kucherena mengatakan bahwa pemerintah Rusia bisa saja mengeluarkan sertifikat yang akan memungkinkan dia untuk meninggalkan bandara dan menunggu di tempat lain di negara sementara aplikasi dipertimbangkan.

Seperti dilansir media RIA NovostiPada hari Rabu, Kucherena mengatakan bahwa setiap hari dirinya melakukan komunikasi dengan pemerintah Rusia untuk memastikan ijin Snowden untuk meninggalkan bandara, yang dikelola negara.

Jika Snowden diberikan suaka sementara di Rusia, tidak jelas apakah dia akan mencoba untuk pindah ke tempat lain. Dia sebelumnya sudah menunjukkan bahwa ia akhirnya ingin berlindung di Amerika Latin. Tapi Kucherena menyarankan pekan lalu bahwa Snowden mungkin mengambil waktu sejenak di Rusia.

“Sejauh yang saya tahu, dia berencana untuk tinggal di Rusia untuk belajar budaya Rusia, bahasa Rusia dan hidup di sini,” kata Kucherena seperti dilansir CNN pekan lalu.

Washington tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Rusia, dan agen FBI yang bekerja di Kedutaan Besar AS di sana tidak memiliki wewenang untuk melakukan penangkapan. Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bulan ini bahwa Snowden perlu untuk menghentikan perlakuannya membocorkan dokumen Amerika yang membahayakan posisi negara adikuasa tersebut karena Amerika merupakan mitra dekat Rusia. (FIT/cnn)