RD Salah Strategi, Indonesia All-Stars Dibantai Chelsea 8-1

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Pelatih Indonesia All Stars Rahmad Darmawan sepertinya salah menerapkan strategi ketika Indonesia All-Stars yang dilatihnya berhadapan dengan klub raksasa Inggris yang juga juara liga champions eropa 2012, Chelsea di stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta (25/7). Akibatnya gawang Kurnia Meiga di bobol 8-1.

RD sapaan Rahmad Darmawan yang merupakan pelatih timnas U-23 seakan lupa dengan predikat yang di sandang the blues dengan Jose Mourinhonya itu. RD menurunkan formasi menyerang dengan menempatkan empat pemain bertipikal penyerang yakni Syamsir Alam dan Ferdinand Sinaga dilini depan serta Greg Nwokolo dan Andik Vermansyah sebagai pelapis. Syamsir dan Andik merupakan dua pemain timnas-U 23 yang dipersiapkan ke Sea Games Myanmar Desember mendatang. Sehingga barisan pertahanan praktis hanya mengandalkan Hamka Hamzah dan M. Robby sebagai palang pintu. RD seakan lupa bahwa kondisi fisik pemain Indonesia dibawah rata-rata yang selalu menjadi bahan evaluasi, apalagi melawan tim sekelas Chelsea. Akibatnya barisan pertahanan Indonesia gampang sekali ditembus.  

Disaksikan puluhan ribu penonton, Indonesia All-Stars masih bisa mengimbangi permainan Chelsea di menit-menit awal. Bahkan Greg dan Andik Vermansyah sempat menusuk ke jantung pertahanan Chelsea. Namun longgarnya sektor pertahanan Indonesia All-Stars mampu dimamfaatkan dengan baik oleh Chelsea yang terus berusaha melakukan serangan balik dengan cepat. Hasilnya Kurnia Meiga dibuat pontang-panting, termasuk saat menghalau sundulan Ramires pada menit ke-15, dan beberapa menit kemudian lewat tendangan Eden Hazard.

Petaka tuan rumah terjadi pada menit ke-19 setelah Hamka Hamzah dan Ferdinand Sinaga melakukan hal yang tidak perlu dengan melanggar John Terry di kotak penalti. Eden Hazard yang ditunjuk sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dan membawa Chelsea unggul 1-0.

Tertinggal, anak asuh Rahmad Darmawan berusaha bangkit. Serangan terkoordinasi dengan baik terus dilakukan. Hanya saja upayanya selalu gagal di barisan pertahanan The Blues, seperti yang dilakukan Andik Vermansyah dan Greg Nwokolo.

Keasyikan menyerang membuat pertahanan lengah. Kondisi itu langsung dimanfaatkan oleh Chelsea. Akhirnya Ramires mampu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-28 melalui tandukan memamfaatkan kemelut di depan gawang. Tiga menit berselang giliran Demba Ba yang mampu menciptakan gol memamfaatkan bola rebound dan membawa The Blues unggul 3-0.

Keunggulan tiga gol hingga menit 31 membuat ribuan suporter terus bersorak. Bahkan, suporter yang didominasi dengan warna biru itu terus bersorak saat pemain Chelsea menciptakan gol.

Tertinggal 0-3 pemain Indonesia All Star terlihat kurang percaya diri. Serangan yang dibangun langsung dibaca oleh lawan. Kondisi ini tidak disia-siakan oleh anak asuh Jose Mourinho.
John Terry melalui sundulan memaksa skor 4-0 di babak pertama.

Memasuki babak kedua, kedua tim banyak melakukan pergantian pemain, di antaranya Andik Vermansyah digantikan Titus Bonai dan di kubu Chelsea, Romelu Lukaku menggantikan Demba Ba. Pertandingan babak kedua baru berjalan lima menit, pemain Chelsea dengan nomor punggung 37, Betrand Traore, mampu menambah pundi-pundi gol klub asal Kota London itu. Satu menit berselang giliran Romelu Lukaku mengoyak gawang Kurnia Meiga sehingga menambah keunggulan menjadi 6-0.

Lagi-lagi asyik menekan, Indonesia kembali lengah sehingga Ramires kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-56 untuk membawa Chelsea unggul 7-0. Dominasi anak asuh Jose Mourinho terus berlanjut ketika Romelu Lukaku mengoyak gawang Kurnia Meiga sehingga memperbesar kemenangan timnya menjadi 8-0.

Unggul telak membuat ribuan suporter Chelsea asal Indonesia terus bernyanyi memberikan dukungan. Tapi, dukungan kepada tim lawan membuat semangat tim Indonesia All Star bangkit dan mampu memperkecil ketertinggalannya melalui Greg Nwokolo menit ke-68.

Gol ini tercipta setelah pemain Arema itu menyisir dari kiri gawang Chelsea. Setelah berhadapan dengan kiper, Greg langsung melakukan tendangan keras dan bola menyentuh kaki salah seorang pemain belakang Chelsea, kemudian berbelok ke arah gawang.

Hingga wasit Mahapab Chaiya asal Thailand meniup peluit panjang tanda pertandingan usai, kedudukan akhir tetap 8-1 untuk kemenangan anak asuh Jose Mourinho.

Kemenangan klub asal Kota London itu langsung disambut suka cita oleh ribuan suporternya yang mayoritas adalah orang Indonesia yang tergabung dalam “Chelsea FC Supporter Club Indonesia”.
Indonesia merupakan lawatan terakhir Chelsea dalam lawatan Asia Turnya sebelum bertolak ke Amerika Serikat. Sebelumnya Chelsea meraih kemenangan 1-0 di Thailand dan 4-1 di Malaysia. (RH)