Paus Francis Kunjungi Daerah Kumuh dan Termiskin Brasil

Foto: abcnews.go.com

Rio de Janeiro, Sayangi.com – Dalam lawatannya, Paus Francis mengunjungi salah satu lingkungan yang paling berbahaya dan miskin di Rio de Janeiro Kamis (25/7), mengatakan bahwa tidak ada masyarakat yang mendorong orang miskin ke margin dapat berhasil.

“Saya katakan, Anda tidak sendirian, gereja bersama dengan Anda, paus bersama dengan Anda,” kata Francis di antara penduduk yang tinggal di kawasan kumuh.

“Saya membawa Anda masing-masing ke dalam hati saya, dan saya membuat sendiri niat yang Anda bawa di dalam diri Anda. Rasa syukur, kegembiraan, permohonan bantuan pada waktu kesulitan dan keinginan untuk mendapatkan hiburan di kala sedih dan penuh dengan penderitaan,” lanjutnya.

Francis, yang menyatakan keprihatinannya bagi masyarakat miskin telah menerima julukan “Paus kumuh” di Amerika Latin saat ia berada di Brasil hingga hari Minggu untuk peringatan hari pemuda sedunia dalam acara katolik.

Banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk mengikuti dimanapun Francis pergi, memberikan indikator awal popularitas besar paus yang baru selama perjalanan ke luar negeri pertamanya sebagai pemimpin Gereja Katolik Roma.

Pada hari Rabu (24/7), Francis mengunjungi sebuah kuil yang didedikasikan untuk Bunda Maria dan apa yang disebutnya sebuah kuil untuk penderitaan di rumah sakit Rio yang khusus merawat para pecandu narkoba.

Francis melakukan perjalanan ke Varginha pada hari Kamis untuk menyampaikan pidato tentang kemiskinan, harapan dan keadilan sosial, tema stabil sejauh ini dalam kepausan mudanya.

“Tak lama setelah terpilih menjadi Paus, Paus Francis menyerukan ‘gereja untuk orang miskin,” kata Rev Thomas Rosica, seorang imam Kanada yang membantu departemen komunikasi Vatikan. “Kunjungannya hari ini, menawarkan kita kesempatan yang unik untuk melihat Uskup Roma memberikan daging dan darah dengan kata-kata.”

Paus diantar ke favela dengan menggunakan mobil terbuka, sesekali menjulurkan tangan untuk menyentuh orang banyak. Perempuan di sepanjang jalan membawa bayi mereka menembus barikade untuk mendapatkan pemberkatan dari Paus.

Relawan bersenjata berusaha menahan kerumunan untuk kembali ke barikade. Ratusan tentara dan polisi berjajar di sepanjang jalan yang merupakan rute perjalanan Paus Francis.

Pejabat Brasil telah menyuarakan keprihatinan tentang keamanan Paus, setelah kejadian Rabu dimana terjadi ledakan dan kerusuhan yang berisiko tinggi sehingga menyebabkan pengawalan terhadap Paus semakin diperketat. (FIT/cnn)