Berperilaku Buruk, Justin Bieber Dibela Neneknya

Foto: tumblr.com

Hollywood, Sayangi.com – Diane Dale, nenek dari penyanyi 19 tahun, Justin Bieber, yang dikenal sangat konroversial dengan segala tingkah lakunya akhir-akhir ini, menyatakan pembelaannya terhadap perilaku buruk sang cucu belakangan ini. Salah satunya dimana Justin diketahui mengencingi sebuah ember untuk mengepel milik sebuah restaurant sambil berteriak memaki gambar Bill Clinton (mantan presiden Amerika Serikat. Red). Mantan pacar Selena Gomez itu juga berpesta di sebuah klub malam khusus dewasa (21 tahun.red), sementara usianya belum cukup untuk diperbolehkan masuk kedalam klub tersebut.

“Ini semua sangat gila, saya merasa kasihan pada Justin karena para wartawan selalu memilihnya sepanjang waktu,”  ujarnya kepada CTV Canada. Dia menambahkan, Anak – anak lain juga melakukan hal yang sama, akan tetapi tidak diekspos terlalu berlebihan keluar.  “Dia baru saja berumur 19 tahun, dan sebelum kalian mengkritiknya (Justin.red) sebaiknya anda berkaca diri, apa yang anak anda lakukan di usia 19 tahun?” sahutnya nyinyir.

Diane baru-baru ini menegaskan bahwa penyanyi asal Kanada itu tidak berubah, meskipun sekarang ia sudah terkenal. “Anak itu tidak banyak berubah, ini adalah pujian terbesar yang kami terima,” katanya.

Sementara Diane berfikir bahwa tingkah laku cucunya Justin sangat normal, ibunya (Justin. Red) Pattie Mallette meminta para jurnalis untuk tidak menanyakan tingkah kontroversial anaknya, disaat dia akan mempromosikan buku autobiografinya yang berjudul ‘Nowhere but Up : The Story of Justin Bieber’s Mom’ dalam minggu ini. Akan tetapi Pattie mengatakan bahwa dia berfikir Justin akan tumbuh dewasa dan akan mendapatkan kembali kehidupan normalnya.

Belum lama ini dia mengatakan bahwa “Anak saya bukanlah seorang publik figur untuk saya, dia adalah anak saya. Saya tidak dapat memperkirakan apa yang akan menjadi sebuah headline berita. Justin selalu menjadi anak yang melakukan sesuatu sesuai kehedaknya dan saya harus dapat percaya bahwa dia akan melakukan sesuatu yang benar suatu saat nanti.” (FIT/ FemaleFirst)