Nanan: Sekarang Habib Rizieq Sudah Sadar, Tidak Boleh Sweeping

Foto: Facebook

Jakarta, Sayangi.com – Polri menghargai langkah pimpinan Front Pembela Islam (FPI) untuk tidak mengadakan sweeping. Namun, polisi memastikan bersikap tegas terhadap semua pelanggaran, termasuk yang dilakukan oleh ormas FPI.

“Ya sudah saya sampaikan, kita harus tegas. Tapi tegasnya jangan ngawur juga. Yang penting kan solutif, hukum harus ditegakkan dengan solusi. Dan bahkan hukuman itu juga bukan balas dendam, tapi menyadarkan,” ungkap Nanan di Mabes Polri, Jumat (26/7).

Jenderal bintang tiga itu lebih lanjut menambahkan, sikap Ketua FPI Habib Riziq yang meminta agar FPI tidak lakukan sweeping, merupakan langkah maju. Dengan demikian langkah selanjutnya adalah bagaimana cara mengemas dengan baik yang lebih menguntungkan dan lebih maslahat untuk umat.

“Kalau sekarang beliau sudah sadar, tidak boleh sweeping. Masukin ke LP, keluar, ga sadar juga. Kemana arahnya supaya mari tegakkan hukum itu supaya ada solusinya. Dan menyadarkan semua orang. Harapan saya, sadar, ampun, kemudian tidak ada sweeping lagi,” jelasnya.

Nanan menambahkan, Polisi tetap akan tegas dan tidak akan kompromi. Tidak ada sikap lunak terhadap sebuah pelanggaran. Ia pun akan mengganti polisi yang lunak terhadap pelanggaran.

“Polisi mana yang lunak, kita ganti polisinya. Kapolda kapolres yang lunak kita ganti. Tapi, kepada masyarakat harus lunak saat melindungi, mengayomi dan melayani. Sebaliknya, kepada yang anarkis seperti penjahat kita tindak tegas pakai hukum dan jangan keluar dari koridor hukum,” pungkasnya. (HST)