Mahfud Belum Pasti Ikut Konvensi

Foto: Setkab.go.id

Jakarta, Sayangi.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku belum memutuskan apakah akan mengikuti Konvensi Calon Presiden dari Partai Demokrat, meski partai tersebut sudah memberikan jaminan independensi hasil konvensi.

“Saya belum memutuskan untuk ikut konvensi karena masih banyak yang dipertimbangkan. Kendati demikian, saya tertarik dan gembira mendengar jaminan dari Partai Demokrat,” katanya usai menjadi pembicara dalam diskusi “Capres Alternatif, Siapa dan Apa Kriterianya?” yang digelar oleh Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (26/7).

Mahfud mengaku telah mendapatkan undangan konvensi secara resmi dari Majelis Tinggi Partai Demokrat. Dalam penawarannya, Demokrat juga sekaligus memberikan empat jaminan terkait konvensi. “Yang jelas ada empat jaminan yang diberikan dalam konvensi. Jaminan itu disampaikan ketika menawarkan keikutsertaan konvensi,” ucapnya.

Empat jaminan tersebut, yakni jaminan Komite Penyelenggara yang independen, jaminan penentu kemenangan adalah lembaga survei, jaminan tidak akan ada anak emas, dan bagi semua pendaftar akan dijamin diberikan fasilitas untuk sosialisasi. Selain melakukan komunikasi dengan Partai Demokrat, tambah Mahfud, dirinya juga telah melakukan komunikasi intensif dengan petinggi-petinggi partai lainnya, seperti Golkar, PKB dan PDI Perjuangan.

“Saya melakukan komunikasi dengan penentu kebijakan di partai-partai tersebut,” ujarnya. Anggota Komite Konvensi Partai Demokrat ditambah dari semula tujuh orang menjadi 18 orang untuk mempersiapkan konvensi partai pemenang Pemilu 2009 tersebut.

“Sebanyak 18 orang kurang lebih, lebih banyak dari luar. Ya supaya lebih bagus,” kata Ketua Harian Partai Demokrat Syarif Hassan di Kompleks Istana Presiden Jakarta sebelum mengikuti sidang kabinet dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koperasi dan UKM, Kamis (25/7). Namun Syarif enggan mengungkapkan berapa orang yang telah diundang untuk mengikuti konvensi tersebut karena itu komite yang akan melakukan.

“Itu Komite yang melakukan, selama ini ya itu, Komite yang lakukan,” katanya. Syarif mengatakan tidak ada menteri yang menjadi anggota Komite Konvensi tersebut. “Kalau tidak salah, menteri tidak ada. Supaya lebih kredibel karena masyarakat yang menentukan,” katanya. Selain jumlah anggota komite yang berkisar antara 18 orang, Syarif juga mengatakan ada tiga lembaga survei yang akan terlibat dalam konvesi partai tersebut. “Yang penting kita cari pemimpin yang dikehendaki rakyat,” katanya. (MSR/ANT)