Arus Mudik Menyerbu Garut

Foto : Antara

Garut, Sayangi.com – Kepolisian Resor Garut mencatat rata-rata 200 kendaraan bermotor dari arah Bandung memasuki Kota Garut dalam perjalanan ke selatan Jabar, Jateng, dan Jatim pada Sabtu atau hari kelima menjelang Lebaran.

“Rata-rata 200 kendaraan roda dua dan empat dari arah barat masuk ke Garut dari jalur Kadungora-Leles,” kata Kepala Polsek Leles Kompol Supian saat melakukan peninjauan jalur mudik di Tutugan Leles, Garut, Sabtu (3/8).

Peningkatan volume kendaraan itu, tutur Supian, sudah terjadi sejak Sabtu pagi pukul 09.00 WIB hingga menjelang sore, dan diprediksi kian meningkat hingga pada malam Lebaran.

Supian mengimbau para pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Tutugan Leles sebab terdapat tikungan tajam dan bekas pelebaran jalan yang belum selesai.

Pengguna jalan sebaiknya antre, tidak saling mendahului memasuki jalan raya Bandung-Garut yang memiliki badan jalan hanya cukup dilalui dua kendaraan.

Ia mencontohkan, karena kurang berhati-hati pengendara sepeda motor bertabrakan dengan truk di puncak Tutugan Leles, Sabtu pukul 14.00 WIB.

Akibat peristiwa itu, pengendara sepeda motor Yamaha Xeon Z2317FB tanpa identitas diri itu meninggal dunia dan seorang lagi luka-luka.

“Pengemudi motor diduga hilang kendali, secara tiba-tiba oleng ke arah kanan lalu tertabrak truk,” katanya.

Jalur Satu Arah

Peningkatan arus lalu lintas itu diantisipasi Polres Garut dengan memberlakukan jalur satu arah di jalur Kedungora-Leles ke arah Garut.

Jalur satu arah diberlakukan sebanyak dua kali pukul 09.00 WIB dan pukul 13.00 WIB selama 30 menit.

Supian menuturkan, jalur satu arah dimulai sejak dari Pasar Kadungora, Kecamatan Kadungora hingga puncak Tutugan Leles, Kecamatan Leles dengan pengawalan polisi.

Sedangkan arus kendaraan dari arah Garut menuju Bandung yang dinilai sedikit, kata Supian, diberhentikan sementara sebelum puncak Tutugan Leles.

“One way akan terus diberlakukan jika terjadi peningkatan jumlah kendaraan dari arah Bandung menuju Garut, dengan one way ini arus lalu lintas menjadi lancar, tidak terjadi kepadatan kendaraan,” katanya.

Polisi memprediksi jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Garut terus menunjukan peningkatan menjelang Sabtu malam.

“Pengguna jalan diimbau jangan tergesa-gesa, lebih baik antre tidak saling mendahului untuk menghindari terjadinya kecelakaan,” kata Supian. (MARD/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN