Pemkab Pandeglang Galakkan Program Usaha Kerbau

Foto: Antara

Pandeglang, Sayangi.com – Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, mendorong masyarakat menekuni usaha ternak kerbau di daerah itu, dan menjadi program prioritas selain budi daya domba.

“Permintaan kerbau cukup tinggi, terutama menjelang Idul Fitri dan Idul Adha, karena itulah kita mendorong masyarakat untuk memelihara kerbau,” kata Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pandeglang Winarno di Pandeglang, Sabtu.

Ia juga menyatakan, memelihara kerbau sudah menjadi kebiasaan warga Pandeglang, terutama para petani, jadi tinggal mengarahkan dan membina saja.

Menurut dia, populasi kerbau di daerah tersebut setiap tahun terus bertambah, dengan pembinaan serta bantuan yang disalurkan akan mendorong percepatan populasi ternak besar tersebut.

“Saat ini, populasinya kerbau 45.887 ekor lebih, dan selama tahun ini optimistis terjadi penambahan lagi,” ujarnya.

Untuk mempercepat populasi kerbau, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pandeglang telah membentuk kampung kerbaun di Desa Cibarani, dengan pertimbangan karena populasi kerbau di daerah itu cukup banya, yakni saat ini mencapai 1.000 ekor.

Saat ini, kata dia, Desa Cibarani telah dijadikan tempat pengembangan inseminasi buatan (IB) kerbau, dan kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak 2010.

“Kita melaksanakan IB di Desa Cibarani, salah satunya pertimbangannya karena lokasi itu telah ditetapkan sebagai kampung kerbau,” ujarnya.

Kegiatan IB yang dilaksanakan di Desa Cibarani cukup memuaskan, dengan tingkat keberhasilan mencapai 82 persen.

Ia menjelaskan, pada 2010 dilaksanakan IB pada 17 ekor kerbau dan pada akhir 2011, telah lahir sebanyak 14 ekor, dan pada 2011 dikembali dilaksanakan IB pada 43 ekor kerbau, saat ini 26 ekor di antaranya sedang bunting.

“Melihat hasil yang telah dicapai, kita memutuskan untuk terus melakukan IB. Pada 2012 kita juga melakukan IB, dan saat ini kerbau tersebut sedang bunting, yakni di Desa Cibarani 43 ekor dan Desa Rawasari 21 ekor,” katanya.

Winarno mengharapkan, pada April 2013 terjadi penambahan populasi kerbau hasil IB sebanyak 100 ekor. (RH/ANT)


Berita Terkait

BAGIKAN