Dvorak Yakin Tidak Ada Budaya Doping di Sepak Bola

Foto: fifa.com

Swiss, Sayangi.com – Kepala medis FIFA Jiri Dvorak mengatakan dia yakin bahwa tidak ada “budaya doping dalam sepakbola”.

Sementara banyak cabang olahraga lain seperti atletik dan bersepeda yang telah terindikasi mengunakan doping dan ada yang mengaku secara terbuka kepada media bahwa ia pernah mengunakan zat yang dilarang. Namun tidak di sepakbola yang relatif tanpa cedera.

Media mencatat bintang Argentina Diego Maradona pernah positif mengunakan efedrin di Piala Dunia 1994, serta kasus beberapa pemain yang berbasis di Italia pada awal tahun 2000.

Namun, Dvorak percaya bahwa tidak banyak terjadi doping di sepak bola.

“Saya yakin bahwa tidak ada doping sistematis dalam sepak bola,” katanya kepada situs resmi FIFA. “Tidak ada budaya doping sistematis dalam sepak bola. Saya yakin ini.

“Tentu saja ada kasus-kasus individu, pasti. Kami melakukan lebih dari 30.000 prosedur sampling setiap tahun dan kami memiliki antara 70 sampai 90 kasus positif, sebagian besar dari mereka untuk ganja dan kokain dan kami juga steroid anabolik, tetapi ini adalah kasus-kasus individu. “

FIFA meluncurkan profil biologis pada bulan Februari, mirip dalam bersepeda. Itu diuji di Piala Konfederasi dan akan digunakan di Piala Dunia tahun depan.

“Dan sekarang kami juga dalam diskusi dengan UEFA dan konfederasi lain untuk memulai profil biologis dalam konfederasi sehingga semua pemain top akan didaftarkan,” katanya. “Dan jika kita memiliki kecurigaan maka kita masuk ke pengujian lebih cerdas dan tepat sasaran.” tutupnya. (RH/FIFA)

Berita Terkait

BAGIKAN